Categories: BERITA UTAMA

Makin Berani, Kendaraan Lapis Baja Polri Ditembaki

JAYAPURA – Aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin berani. Mereka tidak hanya menembak personel TNI Polri tetapi juga mulai menyasar ke kendaraan yang digunakan untuk operasi. Tak tanggung – tanggung, sebuah kendaraan lápis baja, Tambora milik Polri ikut ditembak.

Kali ini KKB mencoba mengganggu kembali keamanan dengan melakukan serangan ke aparat keamanan saat patroli di Daerah rawan KKB yakni di Kompleks Nogolait, Distrik Kenyam Kabupaten Nduga, Papua Tengah, Jumat (26/5).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowosaat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Kabid Humas menjelaskan kronologi kontak tembak tersebut yakni pada Jumat (26/5) sekira pukul 14.35 WIT saat tim melakukan patroli di Kompleks Nogolait Distrik Kenyam, secara spontan personel mendapatkan rentetan tembakan dari KKB. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

1 hour ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

2 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

3 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

4 hours ago

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…

5 hours ago

KKN FEB Uncen Edukasi Tata Kelola Keuangan di Kampung

   Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…

6 hours ago