

Aktivitas penerbangan perintis di Bandara Mozes Kilangin Timika Kamis (27/4) lalu. (FOTO: Selvi/CEPOS)
TIMIKA – Pesawat menjadi satu-satunya moda transportasi yang bisa digunakan untuk menjangkau beberapa daerah di pedalaman Papua terutama di pegunungan. Ini menjadi alasan sehingga layanan penerbangan tetap dijalankan meski Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kerap menebar teror salah satunya dengan menembaki pesawat.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin, Soekarjo yang ditemui Jumat (28/4) kemarin mengatakan penerbangan dari Timika ke daerah pedalaman seperti Ilaga, Beoga, Sinak dan Nduga tetap berjalan, kecuali di Paro yang menjadi lokasi pembakaran pesawat dan berujung penyanderaan pilot hingga saat ini.
Susi Air, maskapai yang pilotnya jadi korban penyanderaan pun dikatakan Soekarjo bisa kembali beroperasi dan melayani penerbangan ke pedalaman gunakan pesawat grand caravan maupun pilatus. “Kalau Nduga yang di Kenyam sudah, tapi Paro itu belum,” katanya.
Aktifitas penerbangan dari Timika ke Kenyam, Nduga kata dia sudah berjalan sekitar sebulan terakhir. Memang sempat terhenti karena ada gangguan keamanan tapi sekarang sudah kembali normal.(ryu/wen)
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…