

Aktivitas penerbangan perintis di Bandara Mozes Kilangin Timika Kamis (27/4) lalu. (FOTO: Selvi/CEPOS)
TIMIKA – Pesawat menjadi satu-satunya moda transportasi yang bisa digunakan untuk menjangkau beberapa daerah di pedalaman Papua terutama di pegunungan. Ini menjadi alasan sehingga layanan penerbangan tetap dijalankan meski Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kerap menebar teror salah satunya dengan menembaki pesawat.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mozes Kilangin, Soekarjo yang ditemui Jumat (28/4) kemarin mengatakan penerbangan dari Timika ke daerah pedalaman seperti Ilaga, Beoga, Sinak dan Nduga tetap berjalan, kecuali di Paro yang menjadi lokasi pembakaran pesawat dan berujung penyanderaan pilot hingga saat ini.
Susi Air, maskapai yang pilotnya jadi korban penyanderaan pun dikatakan Soekarjo bisa kembali beroperasi dan melayani penerbangan ke pedalaman gunakan pesawat grand caravan maupun pilatus. “Kalau Nduga yang di Kenyam sudah, tapi Paro itu belum,” katanya.
Aktifitas penerbangan dari Timika ke Kenyam, Nduga kata dia sudah berjalan sekitar sebulan terakhir. Memang sempat terhenti karena ada gangguan keamanan tapi sekarang sudah kembali normal.(ryu/wen)
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…