

pesawat milik maskapai Smart Air gagal terbang dan akhirnya tenggelam di perairan laut tak Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah.
NABIRE – Sebuah pesawat milik maskapai Smart Air gagal terbang dan akhirnya tenggelam di perairan laut tak Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah, Selasa (27/1) siang. Menurut informasi awal, pesawat tersebut baru saja lepas landas dari Bandara Nabire dengan rencana penerbangan menuju Kaimana. Dugaan sementara, pesawat mengalami stall atau kehilangan gaya angkat sebelum akhirnya jatuh di perairan dekat bandara.
Kepala Bandara Nabire, Benyamin Noach Apituley, membenarkan insiden ini melalui sambungan telepon. Ia menyatakan, “Pesawat mengalami stall sesaat setelah lepas landas, tapi saya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait penyebab maupun kondisi penumpang,” katanya. Sumber di lokasi kejadian menyebutkan bahwa proses evakuasi penumpang dan awak pesawat tengah berlangsung.
Selain tim SAR, masyarakat sekitar area bandara juga berupaya membantu mengevakuasi korban dari lokasi jatuhnya pesawat. Seorang saksi di lapangan mengatakan jika dirinya ikut mengevakuasi korban dari laut. Kondisinya masih panik, tapi semua berusaha membantu semaksimal mungkin.
Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, memimpin pasukan meninjau langsung lokasi kejadian. “Saat ini saya berada langsung di TKP pesawat jatuh. Tugas kami dari kepolisian adalah mengamankan lokasi kejadian. Situasi sudah terkendali dan aman. Berdasarkan laporan awal, seluruh penumpang dan kru selamat,” kata Kendek.
Berdasarkan catatan Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, jenis kanker yang paling banyak ditemukan adalah kanker payudara…
"Kemendikbud telah melakukan visitasi bersama FK Uncen dan beberapa rumah sakit pengampu di Provinsi Papua…
Gubernur Fakhiri mengungkapkan, Provinsi Papua memiliki 999 kampung yang seluruhnya telah diupayakan memiliki koperasi. Namun,…
Khusus Bansos yang bersumber dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Jayapura bertugas memastikan bantuan tersebut tersalurkan…
Sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pasar liar di antaranya kawasan Expo Waena, Perumnas III…
Ketua Panitia Pembangunan, Benhur Tomi Mano, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan kerinduan jemaat yang telah…