Categories: BERITA UTAMA

21 Juni, PLBN Skouw Dibuka

Humas Pemkot Jayapura Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., mendampingi Tim Kemenko Polhukam RI dan BNPP RI di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw RI-PNG Skouw, Wutung, Muara Tami, Rabu (26/5) lalu.

*Dibuka Selasa dan Kamis

JAYAPURA- Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., mendampingi Tim Kemenko Polhukam RI dan BNPP RI di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw RI – PNG Skouw, Wutung, Muara Tami, Rabu (26/5) kemarin. 

Menurut Rustan Saru, kunjungan kerja ini dilakukan untuk meninjau PLBN Skouw yang direncanakan dibuka pada 21 Juni mendatang.

“Berdasarkan kesepakatan yang dicapai dengan pihak PNG, 21 Juni mendatang akan dibuka akses kedua negara, RI – PNG, dalam rangka akses perekonomian. Kunker Deputi BNPP dan Tim Kemenko Polhukam tak lain untuk melihat langsung situasi dan kondisi PLBN Skouw saat ini,” jelas Rustan Saru, Kamis (27/5) kemarin.

Dengan dibukanya akses PLBN Skouw nantinya, maka dampaknya positif terhadap ekonomi di wilayah perbatasan, dimana menguntungkan kedua negara, baik Indonesia maupun Papua Nugini. Namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Ketika akses dibuka, masyarakat pelintas batas dari PNG melakukan transaksi dengan berbelanja di wilayah kita di perbatasan. Itu menguntungkan masyarakat di wilayah perbatasan secara ekonomi, dimana pintu perbatasan dibuka 2 kali dalam seminggu sesuai kesepakatan kedua negara, yakni Selasa dan Kamis,” jelasnya.

“Tentu kita dorong agar semua pedagang aktif seperti biasanya, menjemput kesempatan ini, agar meningkatkan pendapatan secara ekonomi,” sambungnya.

Sementara itu, Deputi I BNPP RI, Robert Simbolon menjelaskan bahwa melihat situasi dan kondisi perbatasan, terlebih saat akses bagi pelintas batas telah dibuka kembali sesuai kesepakatan, maka protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat.

“Kalau di antara pelintas batas ada wisatawan, ya tetap kita layani sepanjang mereka juga mengikuti prosedur protokol kesehatan sesuai standard yang telah disepakati. Jadi, tidak boleh lebih dari kesepakatan yang sudah kita capai dengan pihak PNG, di mana PLBN dibuka 2 kali dalam seminggu,” ucap Robert Simbolon menambahkan. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 hour ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

2 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

3 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

4 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

5 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

6 hours ago