

JAYAPURA – Penanganan kasus temuan mayat di wilayah Distrik Muara Tami sepekan terakhir cukup menyita perhatian. Setelah dua hari lalu dilaporkan ada mayat disebuah pondok tak jauh dari cafe Vektya, kini laporan lain muncul.
Warga melaporkan telah menemukan sesosok mayat namun tersisa tulang belulang. Polisi hingga kini masih mendalami identitas dari jenasah tersebut dengan mengaitkan laporan orang hilang yang disampaikan Haruna Rasyid. Pelapor menyampaikan bahwa salah satu tim kerjanya tidak pulang sejak Oktober 2022 lalu.
“Jadi ada laporan dari saudara Haruna Rasyid ini pada 22 Oktober pukul 14.30 WIT dan oleh unit Reskrim Polsek Muara Tami telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang Hilang atas nama Hengky Rumbiak (29),”Kata Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon melalui ponselnya, Minggu ( 27/11).
Diketahui jika Hengky saat laporan terakhirnya tengah melakukan pemasangan kabel Wifi di Jl. Protokol Koya Barat bersama teman temannya. Namun setelah pekerjaan selesai yang bersangkutan tak terlihat sehingga rekan kerjanya langsung pulang. Ada yang menyebut bahwa ketika itu Hengky sedang dalam kondisi tidak enak badan dan saat jam pulang ia tak terlihat sehingga teman teman kerjanya beranggapan bahwa ia telah pulang lebih dulu.
“Dari temuan jenazah kemarin dugaan bahwa itu memang yang bersangkutan (Hengky Rumbiak). Tapi ini sedang kami selidiki dengan melakukan visum lebih dulu,” kata Mackbon.
Sementara dari salah satu postingan di media sosial dengan pemilik akun, Bang Hen menginformasikan soal keluarganya atas nama Hengky Rumbiak yang tak pulang sejak Oktober lalu. (Ade/gin)
Ia juga dikaitkan dengan blackout disejumlah provinsi di Indonesia. Sontak publik ikut dibuat kaget karena…
Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…
Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…
Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…
Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…