Suasana diskusi Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum (MYDIF), Steve Mara dengan perwakilan kepemudaan Vatikan di kantor urusan pemuda Vatikan atau Youth Office Vatican 21 Oktober lalu. Kunjungan ini berakhir pada Rabu (25/10) kemarin. (Penrem 172/PWY)
JAYAPURA – Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum (MYDIF), Steve Mara melakukan kunjungan kolaborasi ke Tahta Suci Vatikan sejak 21 hingga 25 Oktober 2023. Dalam kunjungan tersebut, Steve Mara bertemu dengan pemimpin generasi muda Vatikan di kantor urusan pemuda Vatikan atau Youth Office Vatican.
Steve menyampaikan bahwa kunjungan yang dilaksanakan tersebut untuk membangun kolaborasi antara pemuda Indonesia dan juga pemuda di Tahta Suci Vatikan. Steve mengaku senang bisa diterima dan berdiskusi langsung dengan kantor urusan kepemudaan Vatikan.
Dan kunjungan ini diakui sangat penting karena selain membahas kolaborasi antara pemuda Indonesia khususnya dari wilayah Indonesia timur. “Saya juga menyampaikan langkah kongkret apa yang harus dilakukan sebagai pemuda untuk membangun perdamaian diantara kita,” kata Steve seperti dalam rilisnya, Rabu (25/10).
Ia meyakini pertemuan ini menjadi pertanda yang baik untuk hubungan masa depan pemuda Indonesia khususnya Papua dengan pemuda di Vatikan. Penting membangun hubungan yang baik karena masa depan negara Indonesia dan Vatikan sudah pasti ada ditangan para pemuda kelak.
Page: 1 2
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…