

Pemain Barito Putera, M Raffi berusaha melewati hadangan pemain Persipura, di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kemarin. Barito berhasil mengalahkan Mutia Hitam dengan skor (1-0). (FOTO: RIANA SETIAWAN / JAWA POS)
JAYAPURA-Persipura Jayapura hingga pekan ke-9 Kompetisi Liga 1 Indonesia 2021/2022 belum bisa keluar dari zona degradasi.
Tim kebanggaan masyarakat Papua itu baru sekali merasakan kemenangan dan dua kali menang dan enam kali kali kalah sehingga menempatkan Persipura pada peringkat 17 dengan 5 poin.
Tentu hasil ini tidak layak bagi tim penyandang gelar juara terbanyak Liga Indonesia. Persipura belum mampu bangkit dari situasi sulit. Terakhir, Persik Kediri merupakan tim ke-6 yang mampu benamkan Persipura musim ini. Persipura harus menyerah dengan skor 1-0 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Senin (25/10).
Dengan hasil tersebut, manajemen Persipura sepertinya masih percaya dengan proses yang sedang dibangun oleh Jacksen F. Tiago selaku juru taktik.
Sekretaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena menyebutkan bahwa akan menunggu laporan lengkap dari staf pelatih untuk menentukan langkah berikutnya.
“Kita tidak bisa mengambil keputusan jika belum menerima laporan utuh dari tim pelatih. Pasti akan ada evaluasi setelah kami lihat apa yang menjadi catatan dari pelatih,” ungkap Rocky Bebena pekan lalu.
Rocky menyebutkan bahwa permainan panji Mutiara Hitam hingga saat ini tidak begitu jelek. Ia juga berharap, tiga pemain mudanya yang saat ini sedang membela garuda muda segera bergabung dengan tim.
“Secara pertandingan tidak begitu jelek. Kita berharap, amunisi kita yang ke Timnas bisa kembali dan kemudian striker asing bisa bergabung dan semoga bisa kembali normal. Mungkin itu saja yang dibenahi,” pungkas Rocky.
Sementara itu, Jacksen juga menegaskan bahwa rentetan hasil buruk yang mereka raih menjadi tanggung jawabnya.
Bahkan pelatih asal Brasil itu menegaskan timnya siap menerima konsekuensi yang akan diberikan oleh manajemen.
“Sudah jelas, kita siap menerima konsekuensi apapun. Semua tahu bagaimana kita bekerja untuk hasil yang baik. Dalam bekerja sepak bola, cemoohan dan tekanan kita harus siap menghadapi situasi itu,” ujar Jacksen.
Legenda hidup PSM Makassar dan Persebaya Surabaya itu mengaku belum menyerah dan akan berusaha untuk bangkit dan memutus tren negatif mereka.
“Kami selalu mencoba tindakan yang bisa membuat kita kembali ke jalur kemenangan. Kami akan fokus untuk membuat tim ini kembali ke jalur kemenangan, dan dalam kondisi seperti ini kita selalu berpikir bagaimana kita keluar dari situasi ini,” pungkas Jacksen. (eri/nat)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…