Categories: BERITA UTAMA

Tak Ada Sweeping Namun Perketat Razia

JAYAPURA – Polresta Jayapura Kota memberi catatan khusus terkait kasus terpanahnya seorang  remaja di Koya Timur  yang kemudian menjadi hoax dan membuat heboh satu warga kota. 

Polisi nampaknya  tak ingin kecolongan dengan kejadian serupa sehingga upaya patroli dan razia  akan lebih sering dilakukan.  Hanya target dari razia ini lebih pada benda tajam dan  peralatan perang serta alat – alat yang membahayakan lainnya.

“Jadi untuk kasus teman sekolah yang  terkena busur kemarin kami memang tidak masuk untuk melakukan  sweeping di sekolah tetapi kami lebih berupaya memperketat patroli dan razia. Ini targetnya adalah senjata tajam yang tidak pada peruntukkannya,” kata Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon melalui ponselnya, Senin (26/9). Upaya lain yang dilakukan adalah memberikan himbauan untuk tidak membuat alat – alat yang membahayakan.

Kemudian melakukan silaturahmi kepada tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan agama untuk ikut terlibat dalam menjaga keamanan lingkungan atau daerahnya. Kemudian memastikan bahwa warganya juga tertib serta terlibat aktif mengamankan daerahnya.

“Ini yang sementara kami coba sikapi jadi memang kami tidak masuk ke sekolah  dari para pelaku namun kami menggalang warga untuk lebih bijak dan tertib menjaga daerahnya. Tidak membuat benda – benda yang justru berpotensi melahirkan konflik atau kegaduhan. Kami menyarankan jika terjadi apa – apa bisa langsung menghubungi polsek terdekat disamping upaya patroli rutin yang  dilakukan,” tutup Mackbon. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago