Categories: BERITA UTAMA

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

JAYAPURA-Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Papua menghadapi sejumlah tantangan. Selain kondisi geografis dan keterbatasan jaringan komunikasi, Badan Pusat Statistik (BPS) Papua juga masih menemukan warga yang khawatir memberikan data karena mengaitkannya dengan persoalan perpajakan.

   Sensus Ekonomi 2026 digelar serentak di seluruh Indonesia sejak 15 Juni dan dijadwalkan berakhir pada 31 Agustus 2026. Di Papua, petugas masih terus bergerak mengejar pendataan di tengah berbagai kendala di lapangan.

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan strategi berbeda dibandingkan daerah lain. “Memang permasalahan kita di Papua cukup kompleks. Terkadang responden khawatir di data karena takut misalnya masalah perpajakan. Sedang beberapa daerah masalah akses dan masalah sinyal,” kata Akhmad kepada wartawan, Senin (25/8).

Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani (foto:Elfira/Cepos)

  Menurutnya, keterbatasan jaringan membuat petugas tidak selalu dapat menggunakan perangkat elektronik sebagaimana prosedur standar pendataan. Untuk wilayah dengan sinyal terbatas, BPS terpaksa menggunakan kuesioner manual.

   “Dengan menggunakan kuesioner tradisional, jadi bekerja dua kali. Setelah mengisi kuesioner, nanti harus diinput juga ke dalam sistem. Berbeda ketika pencacahan menggunakan HP yang secara SOP dilakukan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

   Kata Akhmad, kondisi inilah yang turut membuat progres pendataan SE2026 di Papua berjalan lebih lambat. “Keterbatasan akses, sinyal, salah satu faktor yang membuat progres kita agak lambat,” ujarnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

13 hours ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

14 hours ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

14 hours ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

15 hours ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

15 hours ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

16 hours ago