Ia mengatakan, pengantaran pengungsi ke kampung masing-masing dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Paniai dan Kapolres Paniai sehingga proses pengantaran pengungsi berjalan dengan lancar.
” Ibu Bupati dan Pak Kapolres lanhsung pimpin pengembalian masyarakat pengungsi ke kampung masing-masing. Puji Tuhan, semua berjalan lancar dan masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing, ” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan, hanya ada satu keluarga yang masih bertahan di Gereja Katolik Madi dari 1.883 yang mengungsi di Gereja itu.
” Keluarga yang bertahan ini juga memiliki alasannya sendiri. Mereka sementara dengan Pastor dan akan diantar kembali juga setelah mereka siap, ” Ungkap Tenouye.
Menurutnya, untuk masyarakat yang mengungsi ke Nabire, Pemerintah daerah Kabupaten Paniai akan menyiapkan transportasi untuk pemulangan. “Dalam waktu dekat kami juga akan pulangkan masyarakat yang mengungsi ke Nabire. Tentunya, Ibu Bupati dan Pak Kapolres bersama jajaran pimpinan Forkopimda akan menjemput masyarakat kami di Nabire dalam waktu dekat, ” jelasnya.
Ia berharap, Masyarakat yang kembali dapat melaksanakan aktifitas seperti biasanya. “Apabila ada gangguan keamanan lagi lansung dilaporkan kepada pemerintah dan Aparat Keamanan, ” pungkasnya.
Tentunya, Pemerintah daerah Kabupaten Paniai, DPRD Kabupaten Paniai dan aparat keamanan (TNI/Polri) akan menjamin keamanan masyarakat Bibida yang kembali ke kampung halamannya kedepan. (txt/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…