Categories: BERITA UTAMA

Pemkab Jayapura Raih Delapan Kali WTP

SENTANI-Pemerintah Kabupaten Jayapura dibawah kepemimpinan Bupati Mathius Awoitauw,SE, M.Si dan Wakil Bupati Gitu Wijayantoro, telah delapan kali berturut-turut mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Papua.

Terbaru, opini WTP  diterima Bupati Mathius Awoitauw pada Selasa (24/5/l) sore di Kantor Perwakilan BPK Papua, yang diserahkan Kepala Perwakilan BPK Papua, Arjuna Sakir, SE., MM., Ak., CA, CSFA.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengungkapkan, capaian wajar tanpa pengecualian dalam laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Jayapura yang berhasil diraih oleh pemerintah sejauh ini merupakan  berkat usaha selama dua tahun di awal kepemimpinannya sebagai Bupati Jayapura.

“Tahun 2014 itu kita dapat pertama kali WTP, karena sebelumnya itu dapat disclaimer dan Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” kata Matius Awoitauw,  Rabu (25/5).

Menurutnya, setelah melihat kondisi itu, pihaknya kemudian melakukan  reorganisir pimpinan OPD, terutama di inspektorat, bagian keuangan dan lain-lainnya. “Yang menarik di sini adalah sistimnya  berlangsung, saling kontrol berjalan, dan setiap pemeriksaan kita membiarkan BPK bekerja dengan leluasa,” ujar Bupati Mathius.

Dalam LHP LKPD Pemkab Jayapura, BPK RI Perwakilan Provinsi Papua memberikan sejumlah rekomendasi untuk ditindaklanjuti. Menurut Bupati Mathius, catatan itu sifatnya  hanya administrasi. Karena itu, perbaikan-perbaikan, ada kesalahan pencatatan, ada kekurangan-kekurangan dari segi dokumen.

Bupati Mathius berharap agar capaian-capaian kinerja ini bisa dipertahankan oleh seluruh aparatur sipil negara di Kabupaten Jayapura kedepannya.  Karena kata dia, capaian itu tentunya akan menjadi pemicu agar selalu bisa mengelola keuangan dengan tanggung jawab, transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan daerah di kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK Papua, Arjuna Sakir, SE., MM., Ak., CA, CSFA., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa rekomendasi yang diberikan setelah dilakukan pemeriksaan LKPD Kabupaten Jayapura lebih pada kesalahan penganggaran jenis belanja.
Untuk opini WTP dari BPK RI atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Jayapura Tahun 2021, merupakan pernyataan profesional.

“Merupakan pernyataan profesional pemeriksaan mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan,” jelas Arjuna Sakir.

Ditambahkan bahwa pencapaian tersebut merupakan komitmen Bupati Jayapura beserta seluruh jajaran OPD-nya terhadap peningkatan laporan keuangan yang dihasilkan. (roy/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SENTANI

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

32 minutes ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

2 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

3 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

4 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

5 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

6 hours ago