Categories: BERITA UTAMA

Kodim 1702/Jawijaya Tidak Ijinkan Warga Bawa Sajam ke Dalam Kota Wamena

WAMENA – Kodim 1702/Jayawijaya memastikan jika terkait info penyelesaian masalah konflik Sinakma yang beredar dalam masyarakat jika masa membawa alat tajam masuk kota tidak benar sebab dalam kesepakatan kemarin penyelesaian masalah tanpa alat tajam.

Dandim 1702/Jayawijaya Letkol CPN Athenius Murib, SH MH menyatakan isu yang berkembang dalam masyarakat bahwa ada pergerakan seluruh masyarakat dengan kelengkapan alat tajam untuk menyelesaikan masalah baik dan tempatnya akan dibicarakan dengan forkopimda itu hoax

“Kami dari Kodim 1702/Jayawijaya tidak mengijinkan masyarakat masuk dalam kota ini dengan membawa senjata tajam dan sekaligus mengimbau dan melaksanakannya,”Ungkapnya Senin (27/2) saat ditemui di Makodim 1702/ Jayawijaya

Dandim menyebutkan setiap sudut jalan masuk Kota Wamena adacspanduk yang isinya imbauan untuk tak membawa alat tajam dalam Kota Wamena, pihaknya juga memasang personelnya membantu Kepolisian agar melakukan razia sajam agar tak ada warga yang membawa sajam ke dalam Kota Wamena.

“Setiap orang yang mendengarkan berita ini, sampaikan kepada masing -masing keluarga baik dari selatan Wouma sampai ke Kurima, tak boleh membawa sajam, begitu juga kelompok Sinakma , Napua, Welesi, Pelembaga yang melewati Honelama, atau Kurulu, Pikhe dan kabupaten lain dilarang membawa alat tajam,”Bebernya

Ia memastikan ada 6 titik pintu masuk yang seperti Sinakma dan Honai lama , Hom-hom ,Kike , Wesaput , Wouma disitu akan ada pengamanan untuk mengantisipasi warga yang membawa sajam masuk dalam Kota Wamena.

“Kita upayakan agar tidak ada warga yang membawa sajam masuk dalam Kota Wamena dalam penyelesaian masalah Kerusuhan Sinakma yang mengakibatkan adanya 11 korban jiwa ,”Pungkasnya.(jo/gin)

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

10 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

18 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

19 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

20 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

21 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

24 hours ago