Categories: BERITA UTAMA

Korban Salah Sasaran, Tiga Orang Jadi Tersangka

BUKA PALANG: Polisi dan warga saat membuka palang di jalan Pantai Holtekam tepatnya di depan gereja Labora, Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Sabtu (25/1). (FOTO: Polres Muara Tami for Cepos)

Terkait Pembacokan di Holtekamp


JAYAPURA-Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka atas kasus pembacokan terhadap Alberto Ayomi yang terjadi di Holtekamp, Distrik Muara Tami. Dimana korban dibacok sekelompok orang hingga dilarikan ke RSUD Jayapura, Jumat (24/1). 

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas melalui Kapolsek Muara Tami, AKP. Jubelina Wally menyebutkan, tiga  orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu kini sudah mendekam di ruang tahanan Mapolresta Jayapura Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sebelumnya kami mengamankan 9 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan yang ikut serta melakukan penganiayaan sebanyak 3 orang termasuk yang melakukan pemotongan terhadap korban,” ungkap Kapolsek Jubelina Wally saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Minggu (26/1).

Dikatakan, korban dikabarkan sudah siuman setelah mendapat perawatan  di RSUD Jayapura. Sementara wilayah hukum Polsek Muara Tami sendiri kondusif setelah sebelumnya, Sabtu (25/1) lalu pihak keluarga korban melakukan pemalangan di jalan Pantai Holtekam tepatnya di depan gereja Labora kampung Holtekamp Distrik Muara Tami. 

Pemalangan yang dilakukan sekira pukul 11.03  WIT oleh keluarga korban, dilakukan agar para pelaku pembacokan segera ditangkap. Serta masalah ini adalah salah sasaran dari sekelompok orang karena bukan korban yang ribut dengan pihak sekelompok orang yang melakukan pembacokan tersebut.

Adapun dari pihak yang melakukan pembacokan sudah mengakui kesalahannya bahwa mereka salah sasaran.

Sekira pukul 12.05 WIT, warga bersama Kapolsek Muara Tami AKP. Jubelina Wally didampingi Wakapolsek Muara Tami dan Danramil 1701-22 Muara Tami, Lettu Inf. L Meraudje membuka palang. Hal ini setelah dilakukan pertemuan dengan keluarga korban dimana Polisi akan menangkap para pelaku.

 Menurut Kapolsek, Alberto Ayomi merupakan korban salah sasaran dari para pelaku. Sebab, dalam kejadian ini Alberto sendiri tidak tahu apa-apa.

Ia menuturkan, kejadian pembacokan terhadap korban berawal dari ada sekelompok yang pulang  dari Skow menuju Jayapura. Sesampai di Jembatan Buaya, mereka mampir makan bakso di pinggir jalan.

“Saat makan bakso, tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal meminta uang. Lantaran tidak memberikan uang, akhirnya mereka dipukul. Setelah itu pelaku pemukulan lari,” tutur Kapolsek.

Lanjut Jubelina, tak terima dengan kejadian itu. Sekelompok orang yang tadi makan bakso melapor ke keluarganya hingga datanglah mereka dan mencari pelaku yang melakukan pemalakan tadi namun tidak ditemukan di TKP.

“Saat di TKP, sekelompok orang ini melihat Alberto Ayomi hingga melakukan pemukulan terhadap korban yang tidak tahu persoalan. Korban ini salah sasaran. Sebab dia tidak tahu persoalan,”  tegasnya.

Iapun meminta kepada masyarakat agar menyerahkan persoalan ini kepada pihak berwajib. Sebab para pelaku sudah diamankan dan ditahan di Polresta Jayapura Kota. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

10 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

12 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

13 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

14 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

15 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

16 hours ago