Categories: BERITA UTAMA

Ratusan Benda Sejarah Papua Diproyeksikan Rusak dan Hilang

JAYAPURA-Lebih dari 3464 benda koleksi budaya masih tersimpan di Museum Negeri Papua, yang berlokasi di Waena, Kota Jayapura dalam kondisi memprihatinkan. Tak sedikit benda atau barang bersejarah yang memiliki histori atau cerita sejarah yang perlahan mulai tak terawat dan rusak.

Ini tak lepas dari  aset bangunan seperti AC ruangan yang hilang dicuri sehingga suhu ruangan tak bisa dijaga. “Kondisi museum saat ini sangat memprihatinkan karena dari sisi bangunan saja selama sekian tahun ini sudah tidak terawat lagi, jujur memang sudah tidak terawat,”ujar Fredi, salah satu petugas Museum Negeri Papua, Senin (24/3).

Minimnya perhatian dari sisi anggaran, berdampak pada keamanan kantor, perawatan gedung, hingga perawatan benda benda koleksi budaya. Fredi mengakui, kurangnya petugas atau SDM juga berdampak pada terbatasnya perawatan rutin terhadap benda-benda budaya yang tak ternilai itu. Tentunya ini butuh perhatian lebih dari pemerintah karena tidak mungkin mereka bergerak dengan daya yang serba terbatas seperti saat ini.

“Lihat saja, banyak kaca yang pecah, AC yang hilang, kemudian ada patung sudah rusak, pernak pernik Papua juga cukup banyak yang perlahan berubah bentuk. Kami cukup sulit berjalan sekian lama dengan kondisi seperti ini,”ungkapnya.

Lanjut dia, hampir semua benda-benda budaya yang merupakan koleksi dari museum tersebut merupakan benda kebudayaan yang tidak lagi bisa ditemukan di masyarakat.

Artinya keberadaannya hanya bisa ditemukan di museum itu. Karenanya apabila tidak dirawat, bukan tidak mungkin benda benda budaya yang masih tersimpan disana bisa saja hilang atau rusak. Pihaknya berharap, setidaknya ada perhatian melalui  anggaran yang bisa diberikan pemerintah ditahun ini. “Ini agar mereka bisa mengaktifkan kembali tugas utamanya, mulai dari menemukan, perawatan yang maksimal dan menggelar pameran,” tutupnya. (roy/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

1 day ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

1 day ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

3 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

3 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

3 days ago