Categories: BERITA UTAMA

Sembilan Ton BBM Ilegal Milik Pengusaha Emas Ditahan Pemerintah Distrik

Sementara itu, Babinsa Koramil 1710-01/Kokonao, Sertu Romanus Rof, melalui sambungan telepon juga menjelaskan, terkait perahu bermuatan solar ini awalnya melintas di sungai Kampung Uta. Kebetulan, saat itu dirinya sedang berjalan-jalan ke Pelabuhan Distrik dengan Kepala Distrik. Saat long boat tersebut lewat, long boat berhenti dengan sendiri.

“Perahu ini lewat dan saat itu saya cek. Saya tanya isinya apa? Jawab juru bantu isinya Solar. Karena posisi kami di pelabuhan, sehingga kami arahkan naik ke Kantor Distrik untuk dimintai keterangan,” tuturnya. “Karena kami lihat muatan sangat banyak. Ternyata memang benar ada 9 ton BBM jenis Solar dan beberapa barang milik salah satu pengusaha emas. Karena diatas kartun ada nama pemilik barang,” ujarnya.

Lanjut dikatakan, temuan ini tengah didalami, mengingat volume BBM yang diamankan tergolong besar dan diduga kuat akan digunakan untuk aktivitas tambang emas ilegal di kawasan pegunungan. “Kami menduga BBM ini akan dipasok ke lokasi penambangan tanpa izin. Saat ini barang bukti sudah diamankan dan kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses selanjutnya,” ujar Sertu Rumanus.

Sementara itu, Sekretaris Distrik, Melky Sedek Snay, menambahkan setelah penahanan long boat bermuatan barang milik oknum pengusaha emas di Timika, pemerintah distrik langsung melakukan pertemuan dengan Babinsa Koramil Kokonao, motoris dan juru bantu Long boat tersebut.

Keterangan dari motoris dan juru bantu sudah diketahui semua termasuk masyarakat. Long boat tiba sekitar pukul, 12 : 00 WIT siang di pelabuhan Distrik Mimika Barat Tengah tepatnya di Lokasi Kampung Uta ini, dengan muatan yaitu BBM jenis Solar sebanyak 9 ton, atau 270 gen, oli mesin 3 gen, selang air ukuran besar sebanyak 1 gulungan besar, karpet dulang 1 gulungan besar, alat exavator dan bahan makanan.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Pelayanan Haji Ditangani Kemenhaj Bukan Lagi KemenagPelayanan Haji Ditangani Kemenhaj Bukan Lagi Kemenag

Pelayanan Haji Ditangani Kemenhaj Bukan Lagi Kemenag

   “Kami perlu meluruskan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik. Lembaga penyelenggara dan penanggung…

20 hours ago

Sekolah Dilarang Pungut Biaya Pendaftaran

Menurut Amelia, terdapat sejumlah ketentuan yang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun…

20 hours ago

Keberadaan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau Sangat Penting

Menurutnya, keberadaan SMP Negeri Satu Atap Ebungfau sangat penting karena jumlah peserta didik terus mengalami…

21 hours ago

Dibersihkan Dua Kali Sepekan, Tumpukan Sampah Terus Muncul

  Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan, kondisi saat ini sudah jauh lebih baik…

22 hours ago

Bupati Jayapura Tegaskan Dana Otsus Harus Digunakan Sesuai Peruntukan

Menurut Yunus, mekanisme pengelolaan Dana Otsus kini telah diatur secara ketat oleh pemerintah pusat, sehingga…

22 hours ago

Animo Masyarakat Jayapura Keluar Negeri Ternyata Tinggi

Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jayapura telah menerbitkan 2.032 paspor kepada masyarakat…

23 hours ago