Categories: BERITA UTAMA

Take Down Medsos Bagian dari Godaan Puasa

INTERNET: Yohana wartawati Cenderawasih Pos saat melihat perkembangan berita via internet dari telepon selulernya di sela kesibukannya di gedung Graha Pena Papua, Jumat (24/5) malam. ( FOTO : YONATHAN/CEPOS)

Penggunaan VPN Rawan Pencurian Data Pribadi

JAYAPURA- Sejak Rabu malam (22/5) pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mulai mempersiapkan untuk membatasi penggunaan layanan internet guna mencegah beredarnya berita hoax pasca aksi “people power” di Jakarta. Yang dilakukan adalah me- take down jaringan untuk membatasi penggunaan media sosial (Medsos) terutama yang berhubungan dengan video dan gambar. 

 Namun esoknya tak sedikit yang menggunakan aplikasi VPN (Virtual Private Network)  yang akhirnya akses internet kembali normal. Pengguna android bisa tetap berselancar di internet dengan mengakses gambar maupun video. Namun dari banyaknya yang mengunakan VPN ini menurut Sekretaris Eksekutif Rumah Belajar Papua (RBP) Dian Wasaraka publik harus memahami untung rugi menggunakan VPN. 

“Yang paling besar adalah pencurian data pribadi. Nama kita,  nomor rekening, nama ibu kandung alamat dan lain-lain. Ini berkaitan dengan transaksi keuangan. Kita bisa bilang saldo tidak banyak namun bagaimana jika data ini digunakan untuk menipu atas nama kita,” ujar Dian, Jumat (24/5). 

Selain itu yang perlu diantisipasi adalah serangan virus dan malwere  yang disalurkan melalui VPN gratis yang diistilahkan “malvertising”.

 “Kalau sudah begitu bisa repot sendiri karena perangkat bisa dilumpuhkan dan dirusak,” bebernya. Untuk VPN berbayar dipastikan lebih aman, namun yang beredar saat ini adalah VPN gratisan yang sangat membuka ruang terjadi peretasan data menggunakan komputer pengguna VPN gratis (IP Address) sebagai Network Endpoint. Ini lanjut Dian juga membuka ruang untuk lahirnya risiko serangan Man in the Middle yakni serangan terhadap sistem komputer yang saling berkomunikasi satu sama lain. 

 “Ketika menggunakan VPN data  si pengguna akan mengalir melalui server layanan VPN tersebut jadi saran kami sebaiknya segera berhenti menggunakan VPN gratis karena sangat berbahaya,” jelasnya. 

Toh lanjut Dian dengan pembatasan ini khususnya yang sedang berpuasa ini bisa dijadikan sebagai bahan untuk menahan diri dari godaan. “Godaan bermain dan ketergantungan terhadap handphone. Ini waktunya untuk lebih tenang berkumpul dengan keluarga dan melupakan handphone sesaat,” sarannya. (ade/nat)

newsportal

Recent Posts

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 minutes ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 hour ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

2 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

3 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

4 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

5 hours ago