

Longsor di KM 55 Gameidimi Nabire yang memutus jalan lintas Meepago yang menghubungkan Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai dan Intan Jaya, Senin (22/4) lalu. Foto: Istimewa)
NABIRE– Jalan lintas Meepago yang menghubungkan Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai terputus lantaran longsor yang terjadi akibat hujan deras. Longsor tersebut terjadi pada hari Senin, 22 April, sekira pukul 16.00 WIT tepat di KM 55 Gameidimi, Nabire.
Karena jalur yang terputus sangat vital, maka Pemprov Papua Tengah langsung berkoordinasi dengan Satuan Kerja PUPR Nabire Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nabire untuk mengatasi jalan yang putus tersebut. Langkah awal yang dilakukan adalah mengirim sejumlah alat berat ke lokasi longsor.
“Jadi dari kemarin kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR melalui Satker BPJN Nabire, agar jalan tersebut segera diatasi,” kata Pj Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik ketika dikonfirmasi, Selasa (23/4) kemarin.
Ketika disinggung dengan stok Bapok di Paniai, Dogiyai dan Deiyai, Pj Sekda Papua Tengah itu mengatakan dari hasil komunikasi dengan ketiga daerah tersebut (Paniai, Dogiyai, dan Deiyai) stok Bapok masih aman.
“Sampai sejauh ini stok pangan masih aman, baik di Paniai, Deiyai maupun Dogiyai. Kita akan pantau terus, sehingga jalan bisa dilalui,” ucapnya.
Page: 1 2
Anthon mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dan meminta Kapolri mengambil langkah hukum…
Plt Kepala Dinas Kesehatan Esau Rudianto Aibesa, S.KM. M.Kes menyatakan Dinas Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan…
Kebakaran tersebut dipicu dari vegetasi tumbuhan yang mengering karena musim kemarau. Penanganan Karhutla tersebut telah…
Pimpinan Cabang Bulog Merauke, Fajar Muhammad Dirgantara, menjelaskan, dari total beras yang didatangkan tersebut, sekitar…
Polda Papua Tengah resmi mengusulkan peningkatan status Polres Nabire dan Polres Mimika dari Kepolisian Resor…
Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, mengungkapkan bahwa penangkapan pertama terjadi pada Selasa,…