Categories: BERITA UTAMA

Pola Penerapan MBG Perlu Dibedakan

JAYAPURA – Pengamat Kebijakan Publik Jayapura, Methodius Kossay menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya sangat baik dilakukan karena akan memberikan dampak positif bagi penerima manfaat. Misalnya pada sektor ekonomi akan meningkatkan kesejahteraan petani dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sedangkan pada bidang ketenagakerjaan dapat mengurangi angka pengangguran. Pada bidang pendidikan peningkatan prestasi, partisipasi dan kehadiran anak sekolah dan pada bidang gizi yaitu pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Hanya saja menurut dosen hukum itu ia menyarankan pemerintah juga perlu memikirkan ulang keterlibatan milter dalam program tersebut terlebih untuk wilayah Papua. Pasalnya dinamika politik di Papua berbeda dengan daerah lain di tanah air. Keterlibatan militer malah membuat program itu tidak efektif.

“Untuk menjalankan program MBG, berbagai pendekatan perlu diupayakan dengan berlandaskan pada pelibatan peran gereja dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang sangat penting dalam penanganan program ini,” pungkasnya. 

Jadi pihak gereja maupun LSM justru ditempatkan sebagai poin penggerak untuk menjalankan program ini di daerah Papua. Ini menjadi bagian  pendekatan humanis dan emosional dimana masyarakat lebih menerima gereja untuk semua yang dilakukan.

Sedangkan jika melibatkan dikatakan bisa berdampak pada resistensi di lapangan karena banyaknya insiden di lapangan. Karenanya ia berharap pemerintah bisa lebih kuat dalam menyampaikan informasi dan edukasi terkait program ini jika ingin berjalan maksimal. Dikatakan   bahwa beberapa aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh anak-anak sekolah di beberapa kabupaten di Papua merupakan bentuk aspirasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kekerasan Bersenjata di Tanah Papua Meningkat

Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…

1 minute ago

Dari Seks Sesama Jenis hingga Pencabulan Anak oleh Orang Tua Kandung

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…

1 hour ago

Para Lansia Juga Bakal Kebagian MBG

Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…

2 hours ago

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

19 hours ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

23 hours ago

Prabowo Singgung Krisis Kejujuran dan Keteladanan

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…

1 day ago