Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana menyatakan bahwa situasi di Kabupaten Yalimo saat ini dalam kondisi kondusif setelah sempat terjadi perselisihan antarpelajar yang memicu keributan dan kerusuhan.
“Permasalahan awalnya bukan suatu hal yang besar, hanya perselisihan di antara siswa sekolah. Namun, karena komunikasi penyelesaiannya kurang tuntas, persoalan itu berkembang lebih luas. Saat ini situasi sudah kondusif,” kata Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima.
Ia mengatakan sejumlah prajurit TNI AD yang sempat dilaporkan mengalami luka dalam insiden tersebut kini sudah membaik kondisinya.Menurut ia, pengalaman ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya komunikasi dan peran tokoh masyarakat serta tokoh agama dalam meredam potensi konflik.
Wahyu menegaskan langkah yang dilakukan TNI AD dalam membantu pengamanan selalu sesuai dengan aturan perundang-undangan, termasuk operasi militer selain perang.
“TNI hanya bertugas membantu kepolisian dan pemerintah daerah apabila diminta. Pengamanan tetap menjadi ranah institusi terkait, TNI hanya memperkuat sesuai kebutuhan,” ujarnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, setelah drainase dibersihkan dan ditata, para pedagang maupun masyarakat yang…
Direktur Utama PT AMJ Robongolo Nanwani, Entis Sutisna, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dibandingkan total…
Tekanan ekonomi dan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan ternyata tidak hanya berdampak pada tingkat kesejahteraan, tetapi…
Kepala BMKG Merauke, Wahyu Hidayat mengungkapkan berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 pada Kamis (10/9) pukul…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Berdasarkan hasil analisis pemutakhiran parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa…