Categories: BERITA UTAMA

Bahas Keamaan Daerah, Wakapolda Kumpulkan Pejabat Polda

JAYAPURA – Dalam menyikapi Situasi Kamtibmas Diwilayah Hukum Polda Papua, Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat  mengumpulkan sejumlah pejabat Polda Papua untuk membahas  situasi terkini.

Wakapolda mengakui anev Triwulan yang selama ini dilaksanakan dianggap kurang efisien dimana sudah banyak kejadian yang berlalu dan banyak agenda yang terlewat. Iapun berinisiatif mengumpulkan semua pejabat untuk bisa disikapi.

Ia memaparkan bahwa untuk kasus meninggal dunia tertinggi masih dipegang oleh laka lantas dan utamanya banyak lakalantas terjadi dikarenakan mengkonsumsi minuman keras. Ramdanipun memberikan atensi kepada Karo SDM agar diperkuat bagian Wasidik Polda Papua karena ini merupakan bagian Dumas yang perlu ditingkatkan.

Lalu berkaitan dengan pengamanan unjuk rasa ia sangat berterimakasih karena kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tertib. “Dalam press release kemarin saya sudah menyampaikan bahwa kami dari Polda Papua harus siap untuk mengamankan apapun kebijakan yang diputuskan oleh KPK RI kepada Gubernur Papua,” kata Ramdani di Satpol Air, Jumat (23/9). Tak hanya itu, beberapa kali terjadi informasi yang sifatnya hoax juga mendapat atensi jenderal bintang satu ini.

“Kita juga harus bisa mengantisipasi terkait penyebaran berita Hoax, contohnya kemarin saya mendapatkan informasi Hoax terkait penangkapan Yunus Wonda dan karena saya sudah mendapatkan informasi bahwa berita itu bersifat tidak benar maka saya langsung memerintahkan Kabid Humas Polda Papua untuk membuat pernyataan bahwa berita itu tidak benar,” tegas Wakapolda Papua.

Wakapolda Papua menambahkan permintaan maaf untuk Dansat Brimob Polda Papua bahwa salah satu anggotanya akan segera disidangkan dan dipecat. Hal tersebut bertujuan untuk membuat efek jera dan pengingat kepada kita semua supaya menjadi anggota Polri yang menjadi lebih baik kedepannya.

Dikesempatan yang sama Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika juga menyarankan bahwa dalam pengamanan unjuk rasa diharapkan bisa mengeluarkan fasilitas untuk pendukung aparat di lapangan. Ia berharap armada mobil water canon bisa ikut diturunkan saat dilakukan unjuk rasa”Lalu perlu disiapkan system pengamanan koya agar tidak kecolongan,” tambahnya.

Karo Ops melanjutkan sekedar info untuk Operasi kota Polda Papua masih memiliki beberapa Operasi yaitu Ops Amole yang akan berakhir pada akhir bulan ini tentunya ada pergantian dan rotasi, untuk pam PT Freeport yang kedua Ops Damai Cartenz selesai pada 31 Desember 2022 yang ketiga ada Ops Bina Waspada yang dipimpin Dir Binmas Polda Papua yang mana akan berakhir pada tanggal 28 September 2022.

“Lalu untuk mengantisipasi permintaan jalur excape kami memiliki alternatif bahwa di Kodam XVII/Cenderawasih memiliki helikopter yang dapat di gunakan sebagai jalur excape nanti akan kami koordinasikan dengan pihak Kodam XVII/Cenderawasih jika diperlukan,” tutup Dir Binmas Polda Papua. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

14 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

18 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

1 day ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

1 day ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

1 day ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

1 day ago