

JAYAPURA- Pembukaan sekolah untuk memulai kembali proses belajar mengajar (PBM) di sekolah masih menjadi topik hangat yang diperbincangkan di tengah pandemi Covid 19 ini. Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., menyebutkan bahwa PBM tatap muka harus memperhatikan sejumlah pertimbangan.
“Pertama, kembali kami ingatkan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi prioritas. Kemudian, dilakukannya PBM harus secara bertahap,” terang Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K)., Minggu (23/8) kemarin.
Dengan kata lain, sambung dr. Sumule, kondisi riil dari semua fasilitas di setiap sekolah harus diketahui dengan sangat baik, mulai dari ketersediaan masker, air bersih, ruang kelas, hingga SOP proses belajar mengajar tatap muka yang dilakukan.
“Setelah mengetahui dengan pasti kondisi riil ini, maka keputusan untuk membuka proses proses belajar mengajar harus ditambah dengan pertimbangan orang tua dan komite sekolah. Jikalau kita mampu mengkolaborasikan semua hal ini, maka kami percaya, tidak akan ada penularan virus kepada anak didik kita,” tambahnya.
“Dengan kolaborasi, kami percaya jikalau proses belajar mengajar dimulai secara tatap muka, maka peserta didik akan sehat, selamat dan tidak tertular Covid 19,” pungkasnya. (gr)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…