

JAYAPURA-Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Lukas Alexander Sinuraya,S.H., M.H menyampaikan, pihaknya akan segera menetapkan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan Dermaga Teba di Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua.
Diketahui kasus dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pembangunan Dermaga Teba di Mamberamo Raya tahun anggaran 2021 senilai Rp 3,122 M dan potensi kerugian negara sekitar Rp 1,9 M.
“Kami sudah melakukan tindakan penyidikan, berupa pemeriksaan saksi-saksi dan penyerahan alat bukti. Dalam waktu dan tak terlalu lama lagi, kita akan tetapkan tersangkanya,” bebernya.
Menurut Sinuraya, ada satu hal yang belum rampung yakni perhitungan kerugian negara. Kerugian negara memang sudah ada, tapi riilnya harus dalam bentuk laporan. Kalau laporannya sudah kita terima kita akan segera tetapkan tersangka.
Dalam kasus ini, Kejaksaan Negeri Jayapura kata Sinuraya telah memeriksa sebanyak lima orang saksi. Karena kasusnya simpel dan ada dugaan proyek fiktif, maka menurutnya tak perlu banyak saksi.
“Kelima orang saksi adalah warga yang sudah ada di sana, dan yang terkait dalam pekerjaan tersebut yang kita periksa,” pungkasnya. (fia/wen)
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…