Categories: BERITA UTAMA

John Gobai Pertanyakan Indikator Rencana Lockdown di Papua

JAYAPURA – Ketua Kelompok Khusus (Lokus)  DPR Papua John NR Gobai mempertanyakan indikator rencana penerapan Lockdown yang disampaikan Sekertaris Daerah, (Sekda) Provinsi Papua Dance Y Flassy.
Gobai mengatakan apa yang menjadi indikator Sekda Flassy merencanakan menerapkan lockdown.
“Sekda harus menampilkan angka Covid yang ada di Papua, dan di mana saja yang merah dan itu angka yang benar untuk menjastifikasi keinginan lockdown. Sehingga ada dasar untuk masyarakat percaya adanya lockdown,” ungkapnya melalui telepon selulernya, Kamis, (24/6).
Ia mengatakan Pemerintan Provinsi Papua tidak perlu ikut arus dengan Jakarta atau sebagian pulau Jawa yang terserang Covid saat ini, karena Papua masih beda statusnya.
“Jangan karena Jakarta mau lakukan lockdown karena ada klaster baru dengan varian baru sehingga kita Papua ikut – ikutan  mau melakukan lockdown, harus ada penjelasanya dulu,” katanya.
Gobai mengatakan pernyataan Lockdown harus berdasar dan bukan dari analisa sendiri. Bahkan menurutnya yang harus diantisipasi yaitu memperketat bandara.
“Kita harus selektif dengan orang yang datang dari Jakarta. Ini yang dicegah, bukan lockdown. Di Papua tidak semua daerah merah, karena Covid – 19,” ucap Gobai.
Ia mengatakan ada agenda penting saat ini di Papua yaitu pembahasan Otsus dan PON XX. Untuk itu jangan membuat kebijakan lockdown tanpa alasan yang dapat membuat agenda pemerintahan tidak bisa berjalan baik.
“Apalagi agenda PON. Jadi, sekda jangan serta merta tetapkan lockdown karena  ini akan berdampak luar biasa. Sekda  harus memberikan kejelasan soal proses penanganan Covid dan yang harus dilakukan itu harus dievaluasi dan yang datang dari luar harus diselektif secara ketat,” tambahnya.
” Apa di Papua ada zona merah? Meningkat trus atau yang pelan – pelan menjadi hijau, dan kabupaten lain ada yang masih hijau. Jadi intinya disampaikan data yang mendasari  dengan indikator sehingga bisa ditetapkan sebuah status. Indikatornya apa sekda tentukan lockdown?” pungkasnya, (oel/nat)

newsportal

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

17 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

1 day ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

1 day ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

1 day ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

1 day ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

1 day ago