Categories: BERITA UTAMA

Kemensos Tinjau Pembangunan 76 Rumah Bantuan Bencana

Sudah Terealisasi 21 Unit, Ditargetkan Selesai Agustus Tahun ini   

SENTANI-Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini kembali mendatangi Papua. Salah satunya meninjau langsung tempat yang  dijadikan lahan untuk pembangunan 76 rumah layak huni bagi  korban bencana banjir bandang pada Maret 2019 yang belum terakomodir pemerintah sebelumnya.

Menteri Risma menjelaskan, dari 76 unit rumah yang rencana untuk dikerjakan,  saat ini yang sudah terealisasi baru 21 unit rumah.

“Dari 76 unit yang direncanakan untuk dikerjakan. Saat ini yang sudah terealisasi ada 21 unit rumah,” kata Menteri Risma kepada wartawan di sekitar kawasan pembangunan rumah bantuan bencana di Doyo Baru,  Rabu (23/3).

Pihaknya berharap progres dari pekerjaan ini bisa sesuai target awal dan  bisa ditempati oleh penerima manfaat pada tanggal 17 Agustus 2022.

Dia mengatakan,  untuk tahap pertama pemerintah akan membangun fasilitas rumah dan selanjutnya akan ada pembangunan fasilitas tambahan, guna menunjang kegiatan ekonomi bagi masyarakat yang menempati bangunan tersebut.

“Jadi tahap pertama ini masih bangun perumahan. Nanti berikutnya kita akan siapkan untuk mereka bisa berusaha, baik untuk usaha perdagangan maupun pertanian dan juga peternakan,” jelasnya.

Lanjut dia, selain memberikan bantuan rumah layak huni bagi para korban pemerintah pusat melalui Kemensos, pihaknya  juga akan melaksanakan program pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan atau kebiasaan masyarakat tersebut.

“Kondisi masyarakat itu seperti apa, itulah yang kita kembangkan.  Jadi kita harus tahu kondisi masyarakatnya,” tandasnya.

Dia menambahkan, bangunan dan tanahnya itu nanti akan diserahkan kepada keluarga berdasarkan nama penerima manfaat.  Terkait dengan lahan, Menteri Risma juga sudah meminta bantuan Menteri ATR BPN untuk memfasilitasi dan membantu mulai dari pembebasan lahan sampai dengan pembagian lahan sesuai dengan nama penerima manfaat.

“Beliau sudah siap membantu. Kami harap sebelum tanggal 17 Agustus mereka sudah terima kunci dan sertifikat rumahnya.  Karena itu kita butuh percepatan untuk pemecahan sertifikat,”tandasnya.(roy/ary)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SENTANI

Recent Posts

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

9 hours ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

11 hours ago

Hari Ketiga Pencarian Korban Jembatan Putus Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…

12 hours ago

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua Kunjungi Kab. Yalimo

Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …

13 hours ago

PK-HAM Papua Minta Negara Harus Hadir Untuk Cegah Konflik dan Perlindungan Warga Sipil

Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…

14 hours ago

Bentuk Program Ketahanan Pangan Berbasis Lokal Wabub Jayawijaya Panen Ikan Di Silokarno Doga

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…

15 hours ago