Categories: BERITA UTAMA

Dua ASN Tewas Ditikam, Manokwari Memanas

Aparat Kepolisian saat melakukan pengamanan di Manokwari, Provinsi Papua Barat, Selasa (23/3) ( FOTO:Humas Polda Papua Barat)

JAYAPURA- Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat sempat memanas lantaran adanya kasus penikaman yang mengakibatkan dua orang ASN meninggal dunia di Jalan Transito, Kelurahan Wosi, Manokwari Barat, Selasa (23/3) dini hari sekira pukul 04:30 WIT.

Dua korban dengan inisial  DLW (40) dan HBGS (35) meninggalkan akibat tikaman badik yang dilakukan tersangka dengan inisial AA (22).

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi mengatakan, motif sementara berdasarkan kronologis kejadian bahwa insiden penikaman dikarenakan pelaku merasa tersinggung.

“Bermula dari percecokan antara kedua korban dan pelaku di salah satu mes di jalan Transito kelurahan Wosi,” ungkap Adam Erwindi saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Selasa (23/3).

Kabid Humas menyebut kasus ini murni sakit hati. Dari keterangan awal ada percakapan yang menyinggung perasaan tersangka. Sehingga yang bersangkutan emosi dan kembali mengambil badik dan menikam korban.

“Atas perbuatannya yang bersangkutan disangkakan pasal  340 pembunuhan berencana. Karena sempat pulang mengambil badik dan terjadi perkelahian, pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani proses hukum,” tuturnya.

Akibat kasus ini lanjut Kabid Humas, pihak keluarga emosi dan sempat turun ke jalan melakukan aksi hingga membuat situasi macet. Bahkan terjadi pelemparan terhadap beberapa tempat usaha hingga ada beberapa toko yang kacanya pecah akibat dilempar oleh oknum warga.

“Situasi sudah kondusif berkat bantuan para tokoh masyarakat setempat dan anggota usai memberikan arahan kepada warga. Kapolres sudah berbicara dengan pihak keluarga,” kata Adam Erwindi.

Dikatakan, hingga saat ini anggota masih berada di lapangan melakukan penyekatan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di wilayah Manokwari. Sementara Kapolres dan bupati sudah mendatangi rumah korban dan menyerahkan permasalahn ini kepada pihak kepolisian.

“Anggota sedang melakukan patroli skala besar. Terkait rencana pemakaman terhadap dua jenazah sebanyak 4 SST anggota Polri akan diterjunkan ke titik-titik tertentu. Kita takutnya ada  provokator yang memanfaatkan situasi ini,” tambahnya.

Kabid Humas menerangkan kronologis kejadian, tersangka datang ke TKP sekira pukul 03.00. WIT dan duduk di depan mess. Beberapa saat kemudian kedua korban berteriak “Jangan mau dengan laki-Laki ini, dia tidak ada uang”.

Selanjutnya tersangka masuk ke dalam ruangan, akan tetapi kedua korban masih berteriak dengan ucapan yang sama. ucapan kedua korban tersebut membuat tersangka tersinggung dan merasa dihina.

“Tersangka lantas mencabut pisau dan menikam kedua korban lalu melarikan diri ke keluarganya di Soribo, hingga diamankan Polisi dan sedang berada di Rutan Polres Manokwari,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

4 minutes ago

MBG Tak Dipaksakan, Sekolah di Yahukimo Tetap Gratis

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Yahukimo, Akso Balingga menyusul aksi demonstrasi pelajar yang…

1 hour ago

Cegah Narkoba, Gelar Operasi Antik Noken 2026 di THM

Kedatangan aparat gabungan ini merupakan bagian dari eksekusi Operasi Antik Noken 2026 yang digelar Kepolisian…

5 hours ago

Polres Mimika Bubarkan Tawuran dan Amankan Pemuda Bersenjata Tajam

Operasi yang dikemas dalam bentuk Patroli Gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut dipimpin langsung…

6 hours ago

Sukses Gelar Orientasi, Anggota DPRK Tolikara Siap Jalankan Tugas Legislasi

Kegiatan ditutup secara resmi melalui sambutan Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, yang dibacakan oleh Asisten…

7 hours ago

Berikan Ruang Kepada Daerah Kelola Dana Tambahan Otsus

  Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…

8 hours ago