

Puluhan mahasiswa gelar aksi demo di lapangan merah hijau USTJ tolak pemangkasan anggaran, Kamis (20/6) (Foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Buntut dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pemangkasan anggaran di setiap kementrian dan lembaga, sejumlah mahasiswa di kampus USTJ mengelar aksi demonstrasi.
Aksi yang berpusat di lapangan merah hijau USTJ, Kamis (20/6) itu dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aksi ‘Rezim Baru yang Membawa Kegelapan Bagi Indonesia’ dengan #IndonesiaGelap dan #DaruratPendidikan.
Koordinator aksi, Stenlhy Dambujai mengatakan aksi itu bertujuan agar pemerintah tidak meneruskan program tersebut. Karena menurutnya masyarakat sekarang tidak membutuhkan MBG melainkan pendidikan yang Grratis.
“Saya sangat sepakat kepada program bpk Presiden Prabowo Subianto, tetapi dengan adanya efisiensi anggaran terhadap pendidikan maupun pemotongan gaji saya tidak sepakat,” jelas Stenlhy saat berorasi.
Adapun pernyataan sikap dari masa aksi tersebut diantaranya, pertama, ciptakan pendidikan gratis, ilmiah dan demokrasi serta batalkan pemangkasan anggaran. Kedua, cabutkan PSN bermasalah wujudkan reformasi agraria sejati. Tiga, menolak revisi UU minerba. Empat hapuskan multi fungsi ABRI. Kelima, Sahkan RUU masyarakat adat. Enam, cabut Inpres nomor 1 tahun 2025. Tujuh evaluasi total program MBG.
Page: 1 2
Kasus pertama terjadi pada November 2025, ketika almarhumah Irene Sokoy meninggal dunia bersama bayi yang…
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Hernawan Priyastomo, menjelaskan bahwa pelayanan JKN menerapkan sistem berjenjang. Peserta…
Pemalangan kedua sekolah tersebut dilakukan oleh keluarga Mebri dan Wamblolo. Hal ini dilakukan sebagai bentuk…
Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, Ezri Ronsumbre mengatakan secara umum, pola…
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan momentum penting…
“Untuk pelanggaran pertama pasti ada teguran lisan, namun untuk selanjutnya kendaraan akan kami derek dan…