Categories: BERITA UTAMA

Kehadiran Otsus Masih Jauh Dari Harapan

JAYAPURA-Seluruh masyarakat Papua merayakan hari jadi Undang-undang Otsus Jilid 2, Kamis (21/11), Guru Besar Ilmu Sosiologi Pedesaan, Uncen Prof. Avelinus Lefaan, MS, mengatakan secara rasional pelaksanaan Otsus di Tanah Papua harus diakui kehadiran atau keberadaan Otsus hingga kini belum maksimal. Masyarakat Papua belum mencapai kesejahteraan sebagaimana tujuan hadirnya UU tersebut.

Hal itu terjadi karena pemerintah belum memaksimalkan penyusunan skema rasional dari UU tersebut. Sehingga yang terjadi pengelolahan dana otsus di dalamnya tidak tertata secara baik dan masih menimbulkan berbagai persoalan yang terus muncul.

“Kita lihat selama ini uang berhamburan di daerah tapi masalah datang secara bertubi tubi. Itu artinya kita belum maksimalkan pengelolahan dana otsus ini,” ujarnya, Kamis (21/11).

Dengan memperingati hari jadi, maka ia menyarankan untuk ke depannya  ada upaya merubah paradigma. Dalam hal ini jika selama ini fokus pembangunan dimulai dari kota ke kampung/desa, maka kedepannya harus dimulai dari kampung. Kemudian penggunaan anggaran harus tertata, misalnya bidang pendidikan 30 persen dari dana yang ada maka harus betul-betul digunakan untuk peningkatan SDM melalui penataan pendidikan yang baik.

Pemerintah harus melakukan skema yang jelas, dalam hal ini perlu dilakukan kajian, tentang persoalan mendasar misalnya pada bidang pendidikan. Pemerintah harus melakukan kajian pengelolahan pendidikan di Papua.

“Kita harus lihat selama ini bidang apa yang belum sama sekali tersentuh di bidang pendidikan, itu yang utama kita kerjakan, selanjutnya hal lain yang sifatnya tidak terlalu urgent,” saran Prof. Ave.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

1 hour ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

2 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

3 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

4 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

5 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

6 hours ago