Categories: BERITA UTAMA

8.000 Koperasi Desa Merah Putih Akan Didirikan di Tanah Papua

JAYAPURA-Kepala Bidang Organisasi pada Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum, Kementrian Koperasi Republik Indonesia, Resty Hadiyanti, mengungkapkan bahwa sebanyak 8.000 Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan akan berdiri di seluruh tanah Papua.

Jumlah ini merupakan bagian dari target nasional sebanyak 80.000 koperasi yang tersebar di berbagai desa dan kampung di Indonesia. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pembekalan dan Pelatihan Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) Ikatan Notaris Indonesia Wilayah Papua, yang digelar di Jayapura, Senin (21/4).

“Secara nasional target kita adalah 80 ribu koperasi. Untuk Papua sendiri ditargetkan ada 8 ribu koperasi yang akan hadir di seluruh desa dan kampung,” ujarnya.

Peluncuran resmi Koperasi Desa Merah Putih dijadwalkan pada 2 Juli 2025. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan sinergi berbagai lembaga dan instansi, baik dari kementerian maupun pemerintah daerah, termasuk dinas koperasi provinsi dan kabupaten/kota, serta organisasi kenotariatan.

“Sinergi ini penting, terutama dalam melakukan pemetaan wilayah untuk memastikan distribusi koperasi di seluruh Indonesia, termasuk Papua,” jelasnya.

Resty menambahkan bahwa secara teknis koperasi ini akan memiliki berbagai outlet usaha. Dimana sekira ada 6 outlet yang nantinya akan di masukan dalam koprasi tersebut.

Dalam hal pembiayaan, Kementerian Koperasi akan berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Himpunan Bank Negara (Himbara), serta Kementerian Desa. Setiap koperasi yang dibentuk diwajibkan memiliki badan hukum yang disahkan oleh notaris yang telah bekerja sama dengan Kementerian Koperasi. Di Papua, kementerian telah menggandeng Ikatan Notaris Indonesia (INI) Wilayah Papua dalam pelaksanaan program ini.

“Saat ini secara nasional terdapat 17 notaris yang telah terdaftar sebagai Notaris Pembuat Akta Koperasi. Kita harapkan jumlah ini terus bertambah agar program koperasi dapat menjangkau seluruh pelosok Indonesia,” kata Resty.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

14 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

14 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

15 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

16 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

16 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

16 hours ago