”Dalam dua hari ini terdapat dua kejadian laka laut di wilayah Kota Jayapura yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban,” ujar Kombes Fredrickus Maclarimboen, Kamis (19/2).
Lebih lanjut Kombes Fredrickus menegaskan bahwa sebagian besar kejadian tenggelam dipicu oleh kondisi gelombang yang cukup kuat, serta adanya aktivitas berenang yang tidak memperhitungkan arus ombak.
”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar saat berwisata di pantai agar memperhatikan ombak tinggi, arus kuat, maupun cuaca yang tidak bersahabat. Jangan memaksakan diri dan selalu utamakan keselamatan,” tegasnya.
Kombes Fredrickus mengharapkan masyarakat agar memperhatikan beberapa hal saat rekreasi di pantai, diantaranya selalu memantau kondisi cuaca dan gelombang sebelum berenang.
Tidak berenang sendirian dan tetap dalam pengawasan keluarga atau teman. Segera meminta bantuan apabila melihat tanda-tanda bahaya atau orang yang terseret arus. Sebagai langkah preventif, Polresta Jayapura Kota melalui Satuan Polairud intens melakukan patroli di kawasan perairan dan pantai, serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna pemasangan papan peringatan di titik-titik rawan.
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…