Categories: BERITA UTAMA

Diduga Kelompok Baru yang Bermain

Dari Dugaan Penyanderaan 9 Wanita di Jila

MIMIKA — Aparat gabungan TNI-Polri mengerahkan personel untuk mengejar kelompok bersenjata yang menyandera sembilan warga sipil di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sembilan korban penyanderaan seluruhnya berjenis kelamin perempuan, yang terdiri atas anak-anak usia sekolah dasar, remaja, hingga seorang ibu muda yang sedang hamil.

Komandan Kodim (Dandim) 1710/Mimika, Letkol Inf Teuku Jozanda, mengonfirmasi bahwa penyisiran dan operasi pencarian kini tengah berlangsung ketat di area perlintasan kelompok tersebut. Hasil identifikasi awal berdasarkan kesaksian warga mengindikasikan aksi tersebut melibatkan sekitar 15 orang. Namun, aparat menekankan bahwa identitas pasti serta afiliasi komando kelompok ini masih dalam penyelidikan mendalam.

Jozanda mengungkapkan dugaan bahwa para pelaku merupakan kelompok baru di wilayah Jila. Hal ini diindikasikan dari artikulasi bahasa yang digunakan para pelaku, yang berbeda dari bahasa daerah yang dituturkan masyarakat lokal.

Kelompoknya masih kita cek. Nanti saya informasikan lagi jika ada informasi tentang nama pimpinannya dan kelompoknya,” ujar Jozanda. Demi pertimbangan taktis dan keamanan operasi di lapangan, TNI-Polri tidak membeberkan jumlah personel maupun strategi penebalan pasukan yang dikerahkan dalam pengejaran ini. “Harapannya segera anak-anak ini bisa ditemukan. Tentunya kembali dalam keadaan selamat kepada orang tuanya,” tuturnya.

Meskipun situasi keamanan di Distrik Jila saat ini dilaporkan relatif kondusif, aktivitas perekonomian dan pertanian warga lumpuh akibat rasa takut. Pemerintah Kabupaten Mimika telah menyiapkan skema bantuan bahan makanan (bama) guna menopang kebutuhan warga yang menolak berkebun pascainsiden. Penyaluran bantuan logistik tersebut siap diterbangkan ke Distrik Jila segera setelah kondisi cuaca dan ruang udara dinyatakan aman untuk penerbangan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

2 days ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

2 days ago