Categories: BERITA UTAMA

1140 Pelajar Pecahkan Rekor Nasional Tarian Wisisi

WAMENA – Sebanyak 1140 siswa siswa-siswi dari 4 sekolah yang ada di Kota Wamena yakni SD Inpres Kulitarek, SD Santo Yusuf, SD Negeri dan SMP Negeri 2 Wamena memenuhi lapangan pendidikan Wamena menampilkan tarian wesisi.

Dari tarian ini akhirnya diputuskan jika sebanyak 1140 siswa siswi berhasil memecahkan rekor nasional dan dicatat dalam rekor MURI. Direktur Marketing lembaga pencatatan rekor Muri Indonesia Awan Rahargo menyatakan bahwa pihaknya sudah menyaksikan sebuah peristiwa pencatatan jumlah kegiatan yang melibatkan peserta yang banyak (Superlatif) salah satunya dengan penyelenggaraan pegelaran tarian wisisi oleh peserta pelajar yang terbanyak.

“Dari 1000 pelajar dan telah di verifikasi ulang oleh tim rekor Muri tercatat sebanyak 1140 siswa peserta taria wisisi yang di perlihatkan oleh pelajar,”ujarnya dilapangan pendidikan Wamena Kamis (20/3).

Menurutnya, rekor hari ini dicatatkan sebagai rekor muri secara nasional, namun karena rekor ini mengangkat thema tarian adat khas Papua Pegunungan.

Muri mengukuhkan ini sebagai rekor sebab Muri meyakini di negara -negara lain, bahkan negara tetanga sekalippun tarian wisisi hanya ada di Provinsi Papua Pegunungan.

“Secara perdana sebanyak 1140 siswa-siswi ini dengan semangat menggelorakan kebudayaan nasional tarian wisisi telah di catatkan oleh pemprov Papua Pegunungan yang bekerjasama dengan Persatuan wanita Olahraga (Perwosi) sebagai penerima piagam penghargaan rekor ini,” jelas Awan Rahargo.

Awan juga menyatakan Muri mencatat dengan metode penghitungan manual dan memang sudah bisa di verifikasi, sebab dari 1000 pelajar yang diusulkan tetapi praktek dilapangan ada 1140 pelajar, ini sudah melampaui target yang ada.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

10 minutes ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

4 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

5 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

6 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

7 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

8 hours ago