Categories: BERITA UTAMA

Diwarnai Demo dan Aksi Penutupan Kantor Otonom Jayawijaya

Sejumlah Masyarakat Menolak,  PJ Bupati Jayawijaya Tetap Dilantik

WAMENA – Pelantikan PJ Bupati Jayawijaya Dr. Sumule Tumbo, SE, MM nampaknya tak berjalan mulus seperti yang direncanakan Pemerintah Provinsi Papua pegunungan, sebab sebelumnya direncanakan dilakukan di halaman Kantor Bupati Jayawijaya secara terbuka, namun dalam pelaksanaannya harus dilakukan secara tertutup sebab masih mendapat kecaman dari masyarakat Jayawijaya.

Kecaman tersebut berbuntut pada adanya aksi demonstrasi dari sekelompok masyarakat yang menolak Dr. Sumule Tumbo, SE, MM menjabat sebagai PJ Bupati Jayawijaya, aksi tersebut dilakukan dengan cara menutup pintu masuk dan keluar dari gedung Wenehule Hubi Kantor otonom Pemda Kabupaten Jayawijaya.

Selain itu masa juga menuju ke Kantor DPRD Jayawijaya untuk menyampaikan aspirasi peniolakan tersebut dan meminta agar pemerintah pusat segera mengakomodir PJ Bupati Jayawijaya berdasarkan usulan dari DPRD Jayawijaya, lantaran dinilai lebih memahami situasi dan kondisi yang ada dalam daerah selama ini.

Massa juga menuju ke Kantor DPRD Jayawijaya untuk menyampaikan aspirasinya yang menolak Dr. Sumule Tumbo, SE, MM yang selama ini dikenal sebagai PJ Sekda Provinsi Papua pegunungan untuk menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Jayawijaya, yang ditemui Ketua DPRD Jayawijaya  yang diwakili Oleh Ketua Fraksi Demokrat Festus Mainase Asso, ST

Sehari sebelumnya penanggungjawab  Forum peduli masyarakat Jayawijaya Emanuel Ikinia menegaskan pihaknya menolak dengan tegas kehadiran PJ Sekda Provinsi Papua pegunungan sebagai PJ Bupati Jayawijaya oleh karena itu mendesak Presiden dan Mentri dalam Negeri agar melantik PJ Bupati Jayawijaya berdasarkan usulan DPRD Jayawijaya.

“Kami minta kepada DPRD Jayawijaya untuk membatalkan Pelantikan Penjabat Bupati Jayawijaya dari versi pemerintah pusat atas nama Dr. Sumule Tumbo, SE, MM,”tegasnya.

Ditempat yang sama Ketua Fraksi Demokrat Festus Mainase Asso, ST menyatakan aspirasi yang disampaikan masyarakat Kabupaten Jayawijaya bakal diteruskan kepada pemerintah pusat sesuai dengan tugas dan fungsi dari anggota dewan.

“saat ini kami sudah menerima aspirasi ini maka sesuai dengan tugas kami , maka kami akan melanjutkan kepada pemerintah pusat apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat Jayawijaya,”tutupnya.(jo)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

1 day ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

1 day ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

1 day ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

1 day ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

2 days ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

2 days ago