Categories: BERITA UTAMA

Wali Kota Restui Pelaksanaan DBL di Kota Jayapura

JAYAPURA- Wali  Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., merestui penyelenggaraan event DBL Indonesia Papua Series 2021 di Kota Jayapura pada 30 November-4 Desember mendatang. 

Hal ini disampaikan langsung Wali Kota Tomi Mano saat menerima kedatangan Pimred Cenderawasih Pos dan Panitia DBL Indonesia Papua Series 2021 di ruang kerjanya, Jumat (19/11).

Setahun vakum akibat Pandemi Covid 19, kini ajang liga basket pelajar terbesar di Indonesia itu kembali diselenggarakan di kota-kota besar di Indonesia, salah satunya di Kota Jayapura. 

Terkait pelaksanaan DBL Papua Series 2021 di Kota Jayapura, Wali Kota Tomi Mano yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Jayapura meminta agar penyelenggaraan event tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan. Baik bagi kru pihak penyelenggara, peserta DBL, maupun penonton yang hadir.

“DBL jadi ajang tahunan bagi kawula muda. Sebelum pandemic, DBL disukai kawula muda. Artinya selain sepak bola dan bola voli, basket jadi olahraga yang paling diminati anak-anak di Kota Jayapura,” jelas Tomi Mano.

“Selaku Wali Kota Jayapura, saya mengizinkan pelaksanaan DBL di Papua, di kota paling timur di Indonesia, Kota Jayapura. Namun, protokol kesehatan harus sangat ketat diterapkan. Karena kita sedang dalam upaya untuk menekan penularan Covid 19 yang rendah,” sambungnya.

Tak hanya itu, baik kru penyelenggara maupun peserta DBL harus sudah divaksinasi. Itu menjadi syarat yang mesti dipenuhi dalam penyelenggaraan event olahraga basket tersebut.

“Nanti Satgas Covid-19 Kota Jayapura akan awasi. Termasuk peserta DBL dan kru yang bertugas harus sudah divaksinasi. Sebelum dan sesudah pertandingan juga, peserta harus discreening. PCR  dan rapid antigen juga mesti dilakukan. Libatkan pihak keamanan agar prokes terjaga,” pintanya.

Menurutnya, pelaksanaan DBL di Kota Jayapura akan menjadi hiburan tersendiri bagi kawula muda dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. Sehingga tidak menyambut Natal dan Tahun Baru dengan hal-hal yang tidak sehat di luar rumah. 

Secara terpisah, ketua Panitia DBL Indonesia Papua Series, Weny Firmansyah memastikan bahwa penyelenggaraan event bola basket nasional tingkat pelajar SMA/SMK ini tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. 

“Kami sudah ada panduan dalam melaksanakan event bola basket ini dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Event ini sudah mulai digulirkan di sejumlah kota di Pulua Jawa dan Bali, Kota Jayapura dan Banda Aceh akan menjadi tempat penyelenggara pertama  di luar Jawa dan Bali,” jelasnya.

 Saat ini sudah sudah ada 16 sekolah yang mendaftar, dimana tim cowok ada 10 sekolah, dan 6 sekolah untuk cewek. Seperti biasa, tim-tim yang mendaftar tak hanya dari  Kota Jayapura saja, tapi juga ada yang datang dari Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. (gr/nat)

newsportal

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

5 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

5 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

6 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

6 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

7 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

7 hours ago