Categories: BERITA UTAMA

Hadapi Pandemi, Warga Masih Butuh Bantuan

KUNJUNGI POSKO: Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat mengunjungi Posko Bantuan Covid-19 Spirit Of Papua di depan Otonom Kotaraja, Sabtu (18/4). ( FOTO: Elfira/Cepos)

Kapolda Kunjungi Posko Covid-19 Spirit Of Papua 

JAYAPURA- Berdiri sejak 5 april 2020 dan mulai beroprasi sejak 6 april 2020, posko bantuan covid 19 Spirit Of Papua yang berlokasi di depan Otonom Kotaraja masih membutuhkan bantuan Sembako untuk didistribusikan kepada warga yang terkena dampak Covid-19.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan, bantuan yang sudah tertampung di Posko Bantuan Covid-19 Spirit Polda Papua tidak hanya dari internal dari Kota Jayapura saja. Tetapi juga ada dari luar Papua yaitu dari pejabat negara di antaranya DPR RI, Kapolres dan beberapa bupati.

“Bantuan ini akan terus mengalir ketika kita menunjukkan niat baik dan niat sungguh-sungguh,  untuk meneruskan bantuan bantuan kemanusian ini kepada sesama kita,” ucap Kapolda Paulus Waterpauw saat meninjau langsung penyaluran bantuan bahan pokok (Bapok) dari posko The Spirit Of Papua kepada warga terdampak covid-19 di Pos 7 Sentani, Sabtu (18/4).

Kapolda juga mengajak kepada setiap individu yang ingin berpartisipasi untuk memberikan bantuan, agar bisa menyalurkan bantuanya melalui posko Spirit Of Papua.

“Bantuan ini tidak hanya untuk OAP atau PD, tapi ini untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Kita akan salurkan bantuannya dengan sistem kerja kita menggunakan kupon yang sudah diserahkan di berapa titik. Ketika mobil bantuan tiba yang pegang kupon mengambil bantuannya,” terangnya.

Dikatakan, hingga saat ini belum ada pemberitahuan terkait dengan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), bila dari kota lakukan PSBB harus ada prosedur dari provinsi dulu, ada konsekwensi-konsekwensi yang harus dipikul bersama.

“Terkait PSBB itu perlu duduk bersama dan berbicara apabila itu tujuan baik kita akan dukung,” kata Kapolda.

Sementara itu, Ketua Spririt Of Papua, Samuel Tabuni memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua yang langsung menyarankan ide ini yang disambut baik saat itu.

“Virus ini pandemik global dimana semua negara diserang. Maka dari itu untuk melawan virus ini kita tidak bisa serahkan kepada dinas kesehatan saja. Namun kita semua harus ikut memerangi. Dengan begitu itu kita akan menang,” ajaknya.

“Ini awal yang kita mulai. Semoga kedepan tuhan terus memberikan kekuatan untuk terus berbebuat baik demi bangsa dan negara dan untuk masyarakat kita di Papua,” pungkasnya. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

5 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

6 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

8 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

9 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

10 hours ago

BPKAD dan Bapperida Harus Evaluasi Ketat Serapan APBD 2026

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan…

11 hours ago