Categories: BERITA UTAMA

Di Jembatan Enggros Ditemukan Sesosok Mayat Laki-Laki

DIEVAKUASI: Jenazah Alfret Kusame (54) yang ditemukan di Jembatan Enggros saat dievakuasi ke RS. Bhayangkara, Kotaraja, Distrik Abepura, Sabtu (18/1) malam. ( FOTO: Polsek Abepura For Cepos)

Penyebab Kematian Korban Masih Dilakukan Penyelidikan

JAYAPURA-Seorang pria paro baya bernama Alfret Kusame (54) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia  di bawah jembatan Pantai Enggros, Distrik Abepura, Sabtu (18/1).

Kapolsek Abepura,  AKP. Clief Ricard Philipus Duwith, S.IK, melalui Iptu Jetny L. Sohilait, SH., saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Jenazah tersebut menurut Jetny Sohilait temukan warga yang hendak memancing.

“Jenazah laki-laki tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap menggunakan baju kaos warna putih dan celana panjang jeans. Korban juga memakai jam tangan, sepatu cokelat dan kaos kaki putih. Jenazahnya ditemukan  di Jembatan Enggros oleh warga yang hendak mancing,” kata Jetny Sohilait saat dihubungi Cenderawasih Pos, Minggu (19/1).

Menurut Jetny, penemuan mayat ini berawal saat saksi 1 hendak memancing di sekitar Pantai Enggros, Distrik Abepura. Setibanya di Jembatan Enggros saksi melihat ada sesosok mayat dengan posisi tengkurap di bawah jembatan. Setelah itu saksi pulang ke rumahnya dan memberitahukan saksi II, tetapi karena tidak pecaya, maka saksi I dan saksi II mereka kembali untuk sama-sama melihat mayat tersebut.

“Setelah itu, kedua saksi langsung ke Mapolsek Abepura dan memberitahukan kami tentang penemuan mayat tersebut. Dari informasi itu, kami langsung bergerak ke TKP untuk mengevakuasi mayat tersebut untuk dibawakan ke RS. Bhayangkara,” jelasnya.

Dikatakan, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Di antaranya, topi warna hitam, sebotol teh pucuk,  air mineral kemasan 240 ml yang sudah kosong dan penutup botol minuman keras jenis vodka. 

“Di sampaing korban, kami temukan satu unit handphone senter merek Nokia warna biru tanpa penutup belakang dan dua botol kosong bir. Sementara di saku korban diamankan satu dompet warna hitam berisi KTP dan 2 lembar kartu sehat atas nama korban,” bebernya. 

Ditambahkan, setalah mengamankan dan melakukan olha TKP, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara. Pihaknya juga telah engarahkan saksi I untuk membuat laporan polisi, membuat surat visum et refertum mayat, mencari keluarga korban, dan mencari saksi-saksi lain.

Jetny menyebutkan, sampai saat ini penyebab kematian korban belum diketahui. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, guna mengetahui penyebab kematian korban secara pasti dan benar. “Kami masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasus penemuan mayat ini. Sebab di bagian kepala korban ditemukan luka sobek,” tutupnya. (bet/nat)

newsportal

Recent Posts

Masyarakat Nafri Tuntut Ganti Rugi Jalan Hamadi–Holtekamp

  Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…

3 hours ago

Pembangunan Papua Tak Boleh Abaikan Masyarakat Adat

  Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…

4 hours ago

Tahun Depan Kapal dan Pesawat Harus Masuk Waropen

Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…

5 hours ago

Meski Minim Sarana Pendukung, Tetap Siaga di Tengah Bayang-bayang Bencana

 Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…

6 hours ago

Peluang Ekspor ke PNG Masih Terbuka

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…

7 hours ago

Gubernur: Kepala Daerah Wajib Hadir di Agenda Penting!

-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…

8 hours ago