Categories: BERITA UTAMA

Kejati Papua Selamatkan Rp 6,7 M Uang Negara

Kajati Papua Nikolaus Kondomo didampingi Aspidsus Alexander Sinuraya saat memberikan keterangan persnya di kantor Kejati Papua, Jumat (18/12). (FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Kejaksaan Tinggi Papua paparkan penanganan kasus korupi selama kurun waktu setahun terakhir. Total sebanyak Rp 6,7 M uang negara yang diselamatkan dan telah disetor ke negara.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Nikolaus Kondomo mengatakan, untuk jumlah kerugian negara yang belum diselamatkan Kejaksaan yakni sekira Rp 218 M. Dimana sedang dalam proses.
“Januari 2021 penyidik kejaksaan akan menaikan dua perkara dari lidik ke penyidikan. Perkara cukup besar kasusnya dan masih penyelidikan. Dua perkara yang kerugian negaranya cukup besar,” ucap Kondomo kepada wartawan di Kantor Kejati Papua, Jumat (18/12).
Dalam memberantas kasus tindak Pidana korupsi di Papua, Kondomo meminta para Kajari untuk meningkatkan kinerjanya di tahun 2021. Sebagaimana pengungkapan kasus korupsi merupakan program prioritas dan wajib untuk ditindaklanjuti oleh Kajari di jajaran. “Untuk kasus korupsi merupakan program kami dan harus dikerjakan bahkan wajib hukumnya,” tegas Kondomo.
Lanjutnya, ada beberapa Kejaksaan di daerah yang memiliki kinerja sangat memuaskan. Salah satunya yakni Kejaksaan Negeri (Kejari) Biak Numfor yang telah mengungkapkan tiga kasus besar di wilayah kerjanya.
“Saya akan memberikan reward kepada staf saya apabila berhasil bekerja dengan baik. Untuk penilaian tetap kami berikan dan itu untuk memacu agar kinerja agar terus ditingkatka, baik itu berupa sertifikat penghargaan ataupun promosi jabatan,” jelasnya.
Dikatakan, untuk pidana umum (Pidum) di tahun 2020 telah menerima SPDP sebanyak 187 dengan pengiriman berkas tahap 1 sebanyak 131. Tunggakan SPDP 70 berkas tahap 1 yang dinyatakan lengkap atau P21 sebanyak 165 berkas yang ditindak lanjuti ke tahap II sebanyak 153. Berkas perkara yang sudah P21 tapi tidak ditindak lanjuti dengan tahap 2 sebanyak 9 perkara. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

9 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

10 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

11 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

12 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

14 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

15 hours ago