Categories: BERITA UTAMA

Diduga Jadi Operator Judol, Seorang WNI Diamankan

JAYAPURA – Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jayapura pada, Rabu (13/11) lalu membatalkan penerbitan paspor terhadap salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial H (33) yang diduga akan menjadi operator Judi Online (Judol) di Malaysia. H diketahui kenal dengan orang Malaysia tersebut melalui platform media sosial Tiktok.

Diduga H diiming-iming menjadi Operator judi online di Malaysia sehingga dirinya nekat ingin membuat membuat paspor tanpa sepengetahuan keluarga. Namun, setelah mendapatkan informasi dari berbagai pihaknya kantor imigrasi Jayapura  menangukan penerbitan paspor tersebut.

Tindakan itu diambil Kantor Imigrasi Jayapura mengingat maraknya judol terjadi masyarakat saat ini.  Seperti diketahui permainan ini tidak lagi hanya dilakukan orang dewasa tetapi juga menyasar kepada remaja-remaja. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Ronni Fajar Purba mengatakan bahwa pihaknya akan terus bersikap preventif, protektif dan aktif dalam kaitannya menghadapi maraknya fenomena Judi Online hingga perdagangan orang.

“Imigrasi harus lakukan upaya preventif dan protektif dalam pencegahan perdagangan orang. Sosialisasi dan edukasi harus aktif, tentang hak kepemilikan Paspor bagi WNI, tetapi edukasi mengenai pekerja migran yang tidak berdokumen lengkap harus diantisipasi,” jelas Ronni, kepada wartawan di Kota Jayapura, Jumat (15/11).

Lebih lanjut Ronni menjelaskan, H ketika diwawancara saat penerbitan paspor untuk melakukan perjalanan keluar negri dengan tujuan diduga menjadi operator judi online.  “Yang mana yang bersangkutan pada saat wawancara penerbitan paspor terdapat indikasi akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk bekerja sebagai operator judi online,” ungkapnya.

Ronni mengungkapkan tindakan itu diambil Kantor Imigrasi Jayapura sebagai bentuk upaya mitigasi dini untuk tidak menjadi korban dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di luar negeri.

Kepala kantor itu menjelaskan H diketahui sebelumnya telah memiliki paspor yang diterbitkan oleh kantor imigrasi wilayah Pontianak sebagai daerah asalnya. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dilakukan oleh H, maka kantor imigrasi Jayapura melakukan pencegahan berupa pembatalan penerbitan paspor terhadap H.

Tak hanya itu Kantor Imigrasi Jayapura juga menarik kembali paspor lama korban yang telah habis masa berlakunya. Langka itu diambil untuk melindungi warga Indonesia untuk tidak menjadi korban perdagangan manusia. “Inilah bentuk langkah upaya kantor imigrasi mencegah melindungi warga negara kita yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri dan menjadi korban perdagangan manusia,” terangnya.

Berdasarkan keterangan dari keluarga kata Ronni, anak tersebut dalam beberapa hari terakhir dirumah keluarganya sering bertingkah aneh dan marah-marah dan mencurigakan. Dengan adanya kasus tersebut kepala imigrasi Jayapura meminta peran serta masyarakat dalam mencegah keluarga kita untuk keluar negri dengan tujuan yang tidak diinginkan. Saat ini H sudah dikembalikan ke pihak keluarga oleh pihak kepolisian dan Imigrasi Jayapura.(kar/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kejari Mimika Eksekusi Rp5,4 Miliar Uang Pengganti Korupsi Proyek Aerosport 

Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…

3 hours ago

Operator Bulldozer Tewas dalam Kecelakaan Kerja di Jagebob

Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…

4 hours ago

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kompleks Barak Penerangan 

Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…

5 hours ago

Jalan Yongsu Sapari Jadi Salah Satu Proyek Infrastruktur Besar 2026

Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…

6 hours ago

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

8 hours ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

9 hours ago