Categories: BERITA UTAMA

Serahkan Secara Baik Atau Dilakukan Upaya Penangkapan Paksa

Tahanan Kabur, 30 Orang Anggota Polresta Diperiksa

JAYAPURA- Sebanyak 30 personel Polresta Jayapura Kota diperiksa terkait dengan kaburnya 14 orang tahanan (maaf bukan 13 orang)   dari ruang tahanan Mapolresta Jayapura Kota pada Selasa (17/11) dini hari.

Adapun 30 personel yang diperiksa mereka yang bertugas saat peristiwa kaburnya 14 tahanan dari Rutan Mapolresta Jayapura kota.

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas mengatakan, sebanyak 30 orang saksi tersebut yakni petugas penjaga rumah tahanan, piket penjagaan Mako dengan SPK dan gabungan piket fungsi yang bertugas. Pihaknya akan memilah tingkat kesalahan dari anggota.

“Saat ini mereka ditugaskan bersama dengan tim Opsnal dan Krimsus melakukan pengejaran terhadap tahanan yang melarikan diri,” ucap Kapolresta Gustav Urbinas kepada wartawan di Mapolresta Jayapura Kota, Rabu (17/11).

Menurut Kapolresta, adanya kelalaian dari angggota, sehingga ada ruang kosong yang dimanfaatkan para tahanan untuk kabur pada dini hari. “Anggota diarahkan untuk disiplin dalam menjalankan tugas, baik yang di ruang tahanan maupun di penjagaan di depan mako,” tuturnya.

Adapun 14 tahanan yang kabur hingga saat ini masih dilakukan upaya  pengejaran dan pencarian terhadap. Pihaknya akan berupaya mencari dan menemukan mereka untuk kembali menjalani proses hukum  yang sedang mereka jalani

“Belum ada yang kami tangkap dan masih terus diupayakan pengejaran di lapangan olah anggota yang melakukan pencarian,” jelasnya.

Kapolres mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk menyampaikan kepada keluarga tahanan yang kabur agar menyerahkan mereka secara baik-baik kepada penyidik Polresta.

“Saya harap keluarga menerima imbauan kami, segera mungkin para tahanan diserahkan kembali. Jika tidak, kita akan melakukan upaya penangkapan paksa tergantung kondisi di lapangan nanti. Apabila membahayakan petugas melakukan perlawanan kita akan lumpuhkan dengan timah panas,” tegas Kapolresta.

 Lanjut Kapolresta, saat ini pihaknya melakukan penyelidikan kemungkinan para tahanan ini kabur. Tidak menutup kemunginan baik di darat maupun di laut semuanya menjadi target pencarian anggota di lapangan.

 Ia menerangkan, kaburnya 14 tahanan terjadi sekira pukul 02:20. Dimana diawali empat orang tahanan kemudian disusul hingga pada pukul 03.07 WIT jadi antara waktu tersebut 14 orang tahanan kabur.

Anggotanya baru mengetahui adanya tahanan kabur setelah empat orang tahanan yang terakhir keluar dari gerbang Mapolresta. Adapun Ke-14 tahanan yang kabur diantaranya tiga orang kasus narkoba, tiga orang tahanan Reskrim dan delapan orang tahanan bersifat titipan jaksa.

“Dari 8 tahanan, ada satu tersangka titipan kasus penyidik dari Polres Jayapura oleh jaksa dititipkan ke Polresta Jayapura kota,“ jelasnya.

Adapun modus yang digunakan para tahanan untuk kabur yakni membongkar jendela kaca lantai dua, kemudian kabur melalui gerbang depan Polresta. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

21 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

22 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago