Categories: BERITA UTAMA

Miris, Siswa di SDN Sentani Belajar Tanpa Kursi Meja

SENTANI- Sejumlah siswa-siswi di SD Negeri Sentani, Kabupaten Jayapura terpaksa harus belajar melantai tanpa menggunakan kursi meja.  Hal ini disebabkan karena enam gedung ruang belajar siswa yang  dibangun  oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura itu  belum dilengkapi dengan meubeler terutama kursi dan meja sebagai sarana utama untuk kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah itu.

Kepala SD Negeri Sentani,  Lusia Viktoriana Kopeuw mengatakan, pembangunan sekolah SD Negeri Sentani itu secara umum sudah sangat baik. Dimana di sekolah sebelumnya hanya ada enam kelas untuk 300an anak.

Namun saat ini, dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura menambah 6 ruang kelas baru sehingga ada 12 ruang kelas yang dibangun  di lokasi sekolah yang baru di Dunlop Sentani Kabupaten Jayapura.

Kendati begitu, masih ada enam ruang kelas tambahan yang belum dilengkapi dengan sarana meja kursi. Sementara enam ruang kelas lainnya masih  menggunakan sarana belajar meja kursi dari gedung sekolah lama yang ada di jalan Yabaso Sentani.

“Kita ini pihak sekolah, sebenarnya tahunya menggunakan saja fasilitas yang sudah ada,”kata Lusia Viktoriana Kopeuw kepada wartawan di sekolah itu Selasa (18/10) kemarin.

Dia menjelaskan, saat masih belajar di gedung sekolah yang lama, mereka membagi shift kegiatan belajar mengajar yaitu jam pagi dan jam siang.  Dengan dibangunnya 12 ruang belajar di gedung sekolah yang baru sebenarnya bisa mengatasi persoalan kekurangan ruangan, tetapi justru ada persoalan baru yang dihadapi yakni tidak tersedia sarana belajar.

” Ya setidaknya 6 ruang baru ini sudah difasilitasi meebeler  meja kursinya. Tapi kenyataannya tidak ada dan kita mulai akhir Juli tahun 2022, pindah ke sini dan kita menggunakan fasilitas yang ada,” bebernya.

Siswa-siswi yang tidak kebagian tempat atau fasilitas belajar ini terutama meja dan kursi yaitu ada di kelas 2, Kelas 3, kelas 4 dan kelas 6. Pihaknya sudah mensiasati kekurangan fasilitas belajar ini dengan menempatkan kursi di beberapa ruang baru itu meskipun satu kursi di gunakan oleh tiga orang siswa atau bahkan lebih.

Namun hal itu tidak menyelesaikan persoalan yang ada karena masih ada empat ruang kelas yang sama sekali belum memiliki meja dan kursinya.

Sementara itu pihaknya sudah menyampaikan persoalan ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura melalui bidang SD namun menurutnya sampai saat ini belum ada jawaban.  Di sisi lain pihaknya juga sudah menyampaikan ke DPRD Kabupaten Jayapura untuk melihat persoalan ini.

“Sudah disampaikan ke bagian yang menangani SD tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan,” tegasnya.

Untuk menyiasati masalah itu orang tua siswa pun telah memberikan fasilitas seadanya ada yang membawa karpet atau tikar untuk alas lantai kemudian ada juga yang menggunakan meja lipat.

“Orang tua kompak dan mereka tidak tinggal diam, mereka ada yang datang kasih karpet,” imbuhnya.

Pihaknya berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura segera melihat persoalan ini agar masalah itu bisa segera teratasi sehingga anak-anak bisa kembali belajar secara tenang. (roy).

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: SENTANI

Recent Posts

Keluhkan Kecilnya DAU dan ASN yang Enggan Pindah

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…

21 hours ago

Sanksi Jangan Berhenti di Administratif

Merespon terkait dengan itu, ​Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…

22 hours ago

TNI Tak Gentar Ancaman OPM

Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…

2 days ago

Gubernur: Koreksi Total, Jangan Terulang Lagi!

  Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…

2 days ago

Utang Negara Capai Rp 10.000 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…

2 days ago

Dana Otsus Bukan untuk Operasional dan Belanja Kantor!

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…

2 days ago