Categories: BERITA UTAMA

Pembakaran dan Pembunuhan, Pelakunya Sama

Kodim 1715/Yahukimo Backup Penuh Polres Yahukimo Untuk Pengamanan

JAYAPURA-Polisi pastikan situasi Kabupaten Yahukimo sudah kondusif pasca beberapa rentetan peristiwa yang terjadi di daerah tersebut. Sebagiamana sebelumnya terjadi pembunuhan terhadap pemilik kios, demo minta pembebasan Victor Yeimo dan terakhir pembakaran sawmill dan dua unit rumah warga.

Kapolres Yahukimo, AKBP. Denny Hendriana menyampaikan, aktivitas pertokoan dan warga mulai normal seperti biasa. Sebagaimana sebelumnya, beberapa pemilik kios dan toko memilih tidak buka lantaran ketakutan.

“Situasi di Yahukimo aman kondusif, masyarakat yang memiliki kios dan toko telah beroperasi seperti semula,” ungkap Kapolres kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/8).

Sementara itu lanjut Kapolres, untuk pelaku pembakaran sawmill dan rumah warga belum teridentifikasi pelakunya. Namun dipastikan pelaku adalah dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pasalnya sehari sebelum kejadian terjadi kontak senjata antara KKB dan anggota di lokasi tersebut.

“Sebelum kejadian pembakaran rumah dan sawmill, anggota dan KKB melakukan kontak senjata sekira 1 jam,” jelasnya.

Lanjut Kapolres, pelaku pembakaran diduga masih satu kelompok dengan pelaku pembunuhan pemilik kios bernama Yunus Padang Mangalik (45) yang tewas dibacok di Paradiso Belakang, Perumahan Sosial Momuna Dekai, Jumat (13/8) lalu.

“Analisa kami indikasinya pelaku pembakaran sama dengan pelaku pembunuhan terhadap pemilik kios, karena masih satu areal,” bebernya.

Terkait situasi di Yahukimo saat ini, selain melakukan patroli mobile, anggota Polres Yahukimo dibackup Brimob melakukan patroli jalan kaki setiap malam untuk menciptakan situasi yang aman kepada masyarakat. “Kami patroli hingga masuk ke gang gang, untuk pengamanan sendiri kami bagi dalam 3 titik di dalam kota,” ucap Kapolres.

Kapolres juga mengaku direncanakan Kapolda Papua akan mengirim penambahan aggota dalam hal ini Brimob Polda Papua ke Yahukimo untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Menurut Kapolres, kelompok ini (KKB-red) masih membuat teror dengan mengirimkan pesan ke berbagai pihak bahwa situasi Yahukimo mencekam. Padahal kenyataannya tidak.

“Mereka menciptakan upaya teror untuk masyarakat yang ada di yahukimo mengirimkan pesan berantai melalui WhatsApp seakan mencekam, padahal tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Christian FR Ireeuw menyampaikan, pihaknya membackup penuh Polres Yahukimo untuk melakukan pengamanan.

“Kita backup penuh soal pengamanan, apalagi sempat ada informasi kelompok ini mau menganggu jalannya pelaksanaan 17 agutus di Yahukimo,” kata Dandim kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (18/8).

Dikatakan, kelompok ini (KKB-red) terus melakukan upaya gangguan dan meneror warga. Untuk itu, pihaknya rutin melakukan patroli termasuk sweeping bersama dengan anggota Polres Yahukimo. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Presiden Prabowo Salurkan 10 Ekor Sapi Kurban untuk Papua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…

23 minutes ago

Polisi Kembali Bongkar Sindikat Narkotika Golongan I

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…

53 minutes ago

Tiga Warga Australia Segera Jalani Siidang di PN Merauke

Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…

2 hours ago

Bupati Merauke Ingatkan Kepala Distrik Bekerja Lebih Optimal dan Efektif

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…

3 hours ago

Pria 40 Tahun di Boven Digoel Ditemukan Tewas di Kos-kosan

Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…

4 hours ago

Korban Curas di Libarek Berhasil Selamat

Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…

5 hours ago