Categories: BERITA UTAMA

Polisi Sebut Ada Bentuk Penjarahan

JAYAPURA-Proses penyidikan dan penyelidikan terkait kasus kerusuhan di Yahukimo yang berakhir dengan empat warga tertembak dimana dua di antaranya tewas masih terus dilakukan.

Situasi daerah khususnya Dekai tempat di mana terjadinya kerusuhan, perlahan-lahan mulai kembali pulih. Sejak Kamis (17/3) kemarin warga mulai beraktivitas seperti biasa dan membuka kios maupun warung termasuk menempati rumah-rumah yang sempat ditinggalkan karena panik.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, ternyata ada beberapa hal baru yang terungkap. Pertama tercatat ada 20 rumah toko (ruko) yang  dibakar. Selain melakukan pembakaran, dikatakan sejumlah warga yang terlibat dalam aksi demo juga melakukan penjarahan.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, S.H menjelaskan bahwa sasaran massa ketika itu adalah melakukan pengrusakan, pembakaran, serta penjarahan. Dimana saat masyarakat sedang melakukan transaksi jual beli  langsung diserang.

“Ada 20 ruko yang dibakar namun sebelumnya diketahui ada aksi – aksi penjarahan yang dilakukan kelompok pendemo ini. Kami juga kaget kok harus dijarah juga,” kata Kombes Pol Kamal dalam rilisnya, Jumat (18/3).

Saat kejadian tersebut, masyarakat juga sempat melempari ke arah ruko kemudian setelah pemiliknya kabur meninggalkan ruko para pelaku perusuh ini langsung memasuki ruko dan sebelum membakar, ada aksi penjarahan terlebih dahulu.

“Dari upaya pembakaran ini langsung berusaha dicegah oleh aparat keamanan namun justru terjadi pelemparan kepada aparat  kemudian terdengar suara tembakan,” beber Kamal.

“Rekan kami dari Kepolisian Resort Yahukimo yang dibackup Satgas Damai Cartenz-2022 juga langsung melakukan evakuasi terhadap karyawan dan pegawai (masyarakat) yang ada di ruko tersebut, lalu mengamankan beberapa aset pemilik-pemilik ruko, hanya tidak semua dapat kita amankan karena situasi sudah semakin brutal,” sambungnya.

Sementara melalui Program Keladi Sagu Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz-2022 Wilayah Yahukimo merespon dengan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anak-anak yang berlindung di Mapolres Yahukimo akibat aksi unjuk rasa berujung kerusuhan. Ini dilakukan Jumat (18/03) kemarin.

Kegiatan tersebut dipimpin Ipda dr. Pino selaku dokter sekaligus Polisi, dimana dari hasil pemeriksaan terdapat anak-anak yang demam, batuk pilek, pusing dan gatal-gatal. Selain anak-anak, masyarakat serta orang dewasa pun diperiksa kesehatannya.

“Kami berikan obat-obatan dan vitamin kepada mereka yang mengalami keluhan sakit, baik itu anak-anak maupun orang dewasa, guna meringankan keluhan,” kata Pino.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH., menerangkan bahwa sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat serta anak-anak yang terdampak kerusuhan Yahukimo, Binmas Noken terus melakukan pengecekan guna memastikan kesehatan warga terdampak.

AM Kamal juga meminta warga jika ingin menyampaikan sebuah orasi atau pendapat di muka umum agar melakukan komunikasi atau pemberitahuan, melakukan komunikasi dengan aparat kepolisian setempat. Panitia dan korlap agar dapat menyampaikan jumlah peserta dan alat peraga sehingga polri dapat menyiapkan anggota yang memadai.

“Penyampaian tersebut dimaksud agar masyarakat yang ada di sekitar maupun yang melaksanakan orasi tetap aman,” pungkasnya. (ade/nat)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: YAHUKIMO

Recent Posts

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

11 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

12 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

13 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

14 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

15 hours ago

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

16 hours ago