

dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K),
JAYAPURA- Dengan merebaknya penyebaran Covid 19 di Indonesia, sejumlah fasilitas publik, seperti halnya di bandara, pelabuhan, hotel, hingga mall, telah melakukan deteksi suhu bagi pengunjung yang datang. Kalau suhu tubuh pengunjung menunjukkan gejala demam, maka diminta untuk pulang.
Demikian, hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, bahwa untuk penerbangan perintis di Papua juga telah menerapkan aturan suhu badan ideal bagi penumpang, demi mencegah penyebaran Covid 19 di daerah pedalaman.
“Saya dikontak maskapai penerbangan perintis yang bekerja sama dengan Pemprov Papua, seperti halnya MAF dan Advent, yang mana mereka menerapkan aturan suhu badan yang sangat ketat bagi penumpang,” ujar dr. Silwanus Sumule kepada wartawan, Rabu (18/3) kemarin.
Diketahui, sambung Sumule, jikalau maskapai penerbangan pada umumnya mematok suhu 38 derajat bagi penumpang, maka di penerbangan perintis, suhu badan penumpang yang dipatok lebih rendah, yakni 37 derajat.
“Artinya, benar-benar membatasi orang yang sakit ke daerah pedalaman karena kita ketahui infrastruktur kesehatan di pedalaman masih sangat kurang, sehingga kalau terjadi sesuatu di sana, maka akan menjadi persoalan. Makanya, langkah yang diambil maskapai perintis ini sudah jauh lebih baik,” pungkasnya. (gr/nat)
Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…