Categories: BERITA UTAMA

Sudah Saatnya Dilakukan Pembenahan di Tubuh Polri

Setelah Polri, TNI Juga Perlu Direformasi

JAYAPURA – Agenda reformasi kepolisian kini tengah santer dibahas secara nasional. Banyak yang menginginkan agar Polisi bisa lebih baik dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Menariknya, disaat isu reformasi kepolisian muncul justru tak ada program serupa untuk TNI, reformasi TNI.

Terkait ini akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fisip Uncen, Yakobus Richard menilai, sudah saatnya dilakukan pembenahan di tubuh Polri. Sehingga ke depannya, Indonesia tidak menjadi negara yang tidak memiliki tanggung jawab pengamanan secara internal. Ia pun tetap menaruh kepercayaan bahwa Polri, masih menjadi kebutuhan dalam menciptakan kondisi Kambtibmas bagi setiap masyarakat. Meski begitu, pendekatan institusi kepolisian harus bebas dari unsur militeristik.

Menurutnya, reformasi di tubuh Polri bagian dari dinamika panjang yang terjadi sejak reformasi bergulir tahun 1998 dan tahun 2002. Sehingga ada indikasi bahwa secara institusi, Polri dianggp belum melakukan hal-hal yang sifatnya profesionalitas.

“Banyak kasus yang menjadi sorotan hari ini, perilaku rekrutmen yang dianggap bahwa diinstansi kepolisian masih banyak unsur-unsur sogok-menyogok, dan itu yang belum bisa dibenahi sampai hari ini,” kata Yakobus, kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/10). Lainnya, isu korupsi di tubuh kepolisian, pungli, hingga yang terakhir adalah no viral no justice. “Kadang, polisi tidak bekerja jika tidak ada sesuatu yang viral,” katanya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

SMAN 8 Jayapura Pasca Siswinya Jadi Pembawa Baki Paskibraka Nasional

  Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

20 hours ago

LAN: Pahami Akar Persoalan, Baru Buat Program!

   Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…

22 hours ago

Tak Kunjung Direnovasi, Warga Dok IX Tagih Janji Mendagri

  “Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…

1 day ago

Cegah Penyakit Jantung, Aktifkan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…

1 day ago

Prioritaskan Program yang Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat

   Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…

1 day ago

Rumah Singgah ODGJ dan Anak Terlantar Diminta Segera Direalisasikan

Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…

1 day ago