Ia menyebut bahwa presiden, sudah membentuk tim reformasi untuk proses “cuci gudang”. Ini, agar menghasilkan instansi Polri yang baik, dan bisa dianggap memiliki legitimasi dan kepercayaan masyarakat. Karena menurutnya, dalam indeks lembaga negara hari ini. Polri selalu menempati urutan paling tinggi dalam ketidakpercayaan masyarakat terhadap instansi negara.
“Ini kan sifatnya untuk mengembalikan lagi kepercayaan masyarakat terhadap instansi kepolisian, sehingga wajar jika hari ini tubuh kepolisian sedang dilakukan reformasi,” ujarnya. Untuk TNI, ia menilai tidak bisa langsung dilakukan evaluasi karena institusi TNI memiliki tipologi kekuasaan atau kelembagaannya berbeda. Pendekatan mereka lebih kemiliteristik, pendekatan yang sifatnya bagaimana militer dibentuk untuk menjaga pertahanan dan kedaulatan negara.
Sedangkan kepolisian, bersentuhan hampir dalam setiap aspek kehidupan sosial hukum politik masyarakat. Sifatnya tidak terpisahkan dalam kehidupan sipil bernegara sehari-hari. “Kenyataan hari ini, tingkat kepecayaan masyarakat kepada Polri menurun. Hal ini disebabkan banyak peristiwa kasus hukum yang tidak terselesaikan, masyarakat dalam mencari kedilan harusnya mendapatkan pendekatan keadilan. Namun kenyataannya, mereka tidak mendapatkan perlakuan yang adil. Ini menandakan Polri gagal menjaga rasa keadilan dan kepercyanaan di masyarakat,” bebernya.
Untuk itu kata Yakobus, sudah saatnya dilakukan pembenahan di tubuh Polri. Sehingga ke depannya, kita tidak menjadi negara yang tidak memiliki tanggung jawab pengamanan secara internal. “Kita tetap menaruh kepercayaan bahwa Polri masih menjadi kebutuhan dalam menciptakan kondisi Kambtibmas bagi setiap masyarakat,” ungkapnya.
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…