Categories: BERITA UTAMA

300 Nakes Ditarik dari 34 Distrik

Aaron Rumainum: Tenaga Kesehatan Senjatanya Jarum Suntik, Obat-obatan dan Cairan Infus

JAYAPURA-Sebanyak 300 Tenaga Kesehatan (Nakes) ditarik dari 34 distrik di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) pasca kejadian pembakaran fasilitas publik dan penyerangan terhadap Nakes di Distrik Kiwirok, Senin (13/9) lalu.

Kepala Bidan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Papua, dr. Aaron Rumainum menyampaikan, dari informasi di Pegunungan Bintang pasca Puskesmas di dua distrik dibakar, tenaga kesehatannya dievakuasi di Jayapura dan Oksibil.

“Informasi dari teman sebanyak 300 Nakes ditarik dari 34 distrik yang ada di Kabupaten Pegunungan Bintang,” ungkap dr. Aaron Rumainum, Jumat (17/9).

Dirinya menyesalkan penyerangan terhadap tenaga kesehatan, hal ini berdampak pada pelayanan kesehatan di Pegunungan Bintang.

“Tenaga kesehatan kita hanya punya senjata jarum suntik, obat-obatan, cairan infus dan lainnya. Kalau mereka jadi sasaran penyerangan maka masyarakat yang dikorbankan,” terang dr. Aaron.

Menurut dr.Aaron, penyerangan terhadap Nakes sudah sering terjadi di daerah pegunungan. Ia berharap tenaga kesehatan dan juga guru yang bertugas di pedalaman atau daerah terpencil di Papua harus dilindungi. Karena mereka datang untuk melayani masyarakat tidak ada tujuan lain.

“Penempatan kembali tenaga medis di daerah Pegunungan Bintang hingga situasi benar-benar aman. Setiap orang tua setelah kejadian pasti berat untuk merelakan anak-anaknya kembali  ke tempat tugas kecuali ada jaminan keamanan,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Bintang, Sabinus U Mabin mengaku jauh hari pihaknya sudah mengantisipasi hal ini dengan berencana mengevakuasi seluruh Nakes di setiap Distrik pasca kejadian di Batom.

“Dengan kejadian di Distrik Kiwirok, saya mengambil langkah semua Nakes yang ada di setiap distrik di Pegunungan Bintang untuk dievakuasi ke Oksbil dan Jayapura,” ucap Sabinus saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos.

Untuk pelayanan medis lanjut Sabinus, setelah situasi aman barulah Nakes dikembalikan untuk melakukan pelayanan kesehatan di setiap distrik. Dengan catatan harus ada jaminan keamanan.

Sabinus mengecam kejadian di Kiwirok yang menyebabkan satu Nakes bernama Gabriella meninggal dunia dan satu Nakes yang belum ditemukan hingga saat ini pasca penyerangan 13 September lalu.

“Kami tidak menduga ada kejadian ini. Padahal kami sudah berencana untuk mengevakuasi Nakes pasca kejadian di Batom. Padahal masyarakat dan Nakes itu saling mendukung, bahkan mereka sering makan bersama,” tuturnya.

Sabinus mengaku mengenal baik almarhum Gabriella, Nakes yang baru dikontrak Pemda tahun 2021.

Sementara itu, Danrem mengaku  saat ini pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan oleh Bintara Kesehatan yang ada di Pos dengan obat-obatan yang ada di Pos Kiwirok. “Kita tetap layani masyarakat dengan obat obatan yang ada di Pos,” kata Danrem. (fia/nat)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago