Categories: BERITA UTAMA

Siapapun yang Terlibat Akan Diperiksa

Kasus Penyuplai Senpi dan Amunisi KKB, Diambil Alih Polda 

JAYAPURA-Penanganan kasus penangkapan RM alias NM yang merupakan tersangka penyuplai senjata api dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) ditarik ke Direktorat Kriminal Umum Polda Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengaku sudah memerintahkan kepada pejabat Direktur Kriminal Umum   (Dirkrimum) Polda Papua  yang baru untuk segera menarik  kasus itu dari Polres Puncak Jaya dan ditangani Direktorat  Kriminal Umum Polda Papua. Sehingga pengembangannya bisa lebih cepat  dan menyeluruh.

“Saya sudah memerintahkan Direktur Kriminal Umum yang baru untuk menarik kasus itu dari Polres Puncak Jaya dan ditangani di Polda Papua, sehingga penangannnya bisa simetris, lebih cepat dan menyeluruh,” ucap Kapolda Mathius Fakhiri kepada wartawan di Mapolda Papua, Kamis (17/6)

Menurut Kapolda, keberadaan Kombes Faisal Ramadhani sebagai Direskrimum Polda Papua dinilainya akan membuat proses pengungkapan kasus tersebut berlangsung cepat. Sebab yang bersangkutan sebelumnya menjabat Kasatgas Gakum Nemangkawi. “Semua yang berkaitan dengan pengembangan kasus semuanya akan ditelisik dan diminta keterangan dari keterangan yang disampaikan oleh tersangka,” kata Fakhiri.

Kapolda menegaskan, aparat keamanan akan mendalami kasus tersebut hingga ke akar masalahnya. Menurutnya,  pengungkapan kasus ini sangat penting karena bisa menutus mata rantai penyediaan senjata api dan amunisi bagi KKB.

“Kita harus memutus mata rantai ini bagaimana peluru dan senjata itu bisa sampai ke mereka (KKB-red), kita berusaha semaksimal mungkin memutus mata rantai ini sehingga siapapun yang terlibat akan kita periksa,” ungkap Kapolda.

Disinggung apakah ada pihak-pihak lainnya yang akan dimintai keterangan sebagaimana beberapa barang bukti yang telah diamankan, Kapolda menjawab berkaitan dengan pengembangan kasus semuaya akan ditelisik dan akan dimintai keterangan terkait dengan apa yang didapat dari keterangan tersangka yang sedang ditangani. “Kita akan sampai ke semua titik sesuai dengan keterangan saksi,” tutupnya. (fia/id/nat)

newsportal

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

4 hours ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

4 hours ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

5 hours ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

5 hours ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

6 hours ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

6 hours ago