

Warga melihat puing-puing di los bangunan kios milik Pemda Jayawijaya yang terbakar pada Minggu (17/7) dini hari. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA–Salah satu pedagang kios Ustz, Jainuri mengatakan pada saat awal kejadian semua panik sehingga hanya bisa selamatkan anak istri saja dan semua harta benda ikut ludes terbakar semua tidak ada yang bisa diselamatkan.
“Barang-barang kios serta dokumen penting seperti Ijazah, SD,SMP,SMA dan Ijazah sarjana dan akte nikah semuanya ikut ludes terbakar selain itu termasuk sejumlah uang dan 4 handone, satu buah laptop ikut terbakar tidak ada yang selamat,” beber pria asal Jombang Jawa timur itu.
Hingga saat ini Ustz Jainuri mengaku jika musibah ini hanya bisa pasrahkan kepada Allah S.WT semoga ada perhatian dari semua pihak dan termasuk Pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya karena bangunan ruko ini milik pemda Jayawijaya,
“Untuk kerugian sendiri kaloh saya sendiri bisa mencapai Rp.300 juta itu belum termasuk 15 ruko lainya karena barang kios atau dagangan saya baru drop kemarin lalu,”ujarnya.
Sementara itu dari pantauwan Cenderawasih pos Untuk para korban sendiri saat ini sementara masih mengungsi atau menumpang di Mushola Al -Mustaqim Jibama komplek SD Nurul Hidayah Terpadu Pasar Jibama Wamena yang digunakan sebagai tempat tinggal sementara. (jo/wen)
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi…
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mendorong…
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Papua, Adyantana Meru Herlambang, mengatakan penyidikan perkara ini telah…
Dokumen LHP BPK RI tersebut diserahkan Staf ahli BPK Bidang Manajemen Resiko, Dr. Heri Subowo…
Pemerintah Provinsi Papua mulai melaksanakan pemanfaatan dana Result Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund…
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, menanggapi wacana Pemerintah Provinsi Papua yang berencana mengembalikan…