

Warga melihat puing-puing di los bangunan kios milik Pemda Jayawijaya yang terbakar pada Minggu (17/7) dini hari. (foto:Denny/ Cepos)
WAMENA–Salah satu pedagang kios Ustz, Jainuri mengatakan pada saat awal kejadian semua panik sehingga hanya bisa selamatkan anak istri saja dan semua harta benda ikut ludes terbakar semua tidak ada yang bisa diselamatkan.
“Barang-barang kios serta dokumen penting seperti Ijazah, SD,SMP,SMA dan Ijazah sarjana dan akte nikah semuanya ikut ludes terbakar selain itu termasuk sejumlah uang dan 4 handone, satu buah laptop ikut terbakar tidak ada yang selamat,” beber pria asal Jombang Jawa timur itu.
Hingga saat ini Ustz Jainuri mengaku jika musibah ini hanya bisa pasrahkan kepada Allah S.WT semoga ada perhatian dari semua pihak dan termasuk Pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya karena bangunan ruko ini milik pemda Jayawijaya,
“Untuk kerugian sendiri kaloh saya sendiri bisa mencapai Rp.300 juta itu belum termasuk 15 ruko lainya karena barang kios atau dagangan saya baru drop kemarin lalu,”ujarnya.
Sementara itu dari pantauwan Cenderawasih pos Untuk para korban sendiri saat ini sementara masih mengungsi atau menumpang di Mushola Al -Mustaqim Jibama komplek SD Nurul Hidayah Terpadu Pasar Jibama Wamena yang digunakan sebagai tempat tinggal sementara. (jo/wen)
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…