Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Pihaknya pun menyayangkan dan mengutuk keras aksi penyerangan yang menyasar masyarakat yang tidak terlibat dalam konflik.
“Warga sipil seharusnya dilindungi, bukan dijadikan sasaran kekerasan. Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan mengutuk tindakan tersebut,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih terus melakukan pendalaman terkait insiden tersebut, termasuk mengidentifikasi pelaku dan motif di balik penyerangan. Sementara itu, kondisi para korban masih dalam penanganan tim medis di RS Mulia. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…