Ia menambahkan, dalam peristiwa tersebut, situasi dapat segera dikendalikan oleh tim gabungan dan tidak terdapat korban jiwa dari kedua belah pihak. Seluruh personel tetap dalam kondisi aman dan siap melanjutkan tugas pengamanan di wilayah tersebut.
“Berdasarkan penyelidikan kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo diduga telah merencanakan aksi gangguan keamanan di wilayah Dekai usai melaksanakan ritual adat bakar batu pada 11 April 2026. Patroli yang kami lakukan merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan tersebut,” beber Irjend Faizal.
Faizal menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli serta penegakan hukum secara terukur guna menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menekan aksi kelompok bersenjata serta melindungi masyarakat. Kami akan terus melakukan patroli intensif dan tindakan tegas yang terukur terhadap setiap gangguan keamanan,” ujarnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Denny menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan Dana Tambahan Otsus melalui program-program yang…
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari dalam kegiatan…
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Mathius Wally, mengatakan penguatan konektivitas menjadi salah satu perhatian…
Menjelaskan situasi di lapangan, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi pemalangan, Kamus Bayage, menegaskan bahwa penutupan…
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Rudi Aibesa, S.KM. M.Kes membenarkan jika ada surat yang dikeluarkan oleh…
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, S.IP., bersama anggota DPRK Tolikara dalam…