

Sejumlah siswa di wilayah distrik Abepura saat menikmati Makan Bergizi Gratis yang dibagikan ke beberapa sekolah di Jayapura pada Senin (14/4) dan Selasa (15/4) (foto: Foto: Jimi/Cepos
JAYAPURA – Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai pada, Senin (14/4) kemarin tuai perhatian. Terutama terkait menu yang disajikan kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD). Sejumlah anak enggan menghabiskan makanannya karena mengaku kurang sesuai.
Kepada Cenderawasih Pos, sejumlah anak yang mendapatkan manfaat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN dan SDI Kotaraja Distrik Abepura pada hari pertama penyaluran MBG itu terlihat tidak menghabiskan makanannya.
“Nasinya keras, lauk ayamnya juga keras kemudian sayurnya tumis cuma kacang panjang, serba kering,” ungkap salah seorang anak kepada Cenderawasih Pos Senin (14/4).
Anak tersebut mengaku enggan makan nasi dan menyantap menu ayam tersebut karena rasanya yang aneh. Sementara menu yang lain, menurutnya enak. Cenderawasih Pos sengaja tidak menuliskan nama siswa tersebut agar tidak berbuntut permintaan klarifikasi secara terbuka seperti yang sudah-sudah.
Namun untuk hari kedua dikatakan menunya sudah ada perubahan. Hal itu juga dikonfirmasi oleh Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kotaraja Makdalena Rahabe. Dalam keterangannya Makdalena mengaku pada hari pertama penyaluran MBG disekolahnya itu banyak keluhan yang muncul datang dari anak-anak muridnya.
“Hari pertama kemarin (Senin, 14 April) untuk makanannya sudah sesuai tetapi mungkin kalau kering harus dengan yang berkuah, mungkin disiasatinya begitu. Jadi kemarinkan tempe, dengan ayam goreng terus sayur, semuanya kering,” kata Makdalena kepada Cenderawasih Pos, Selasa (15/4).
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…